Irit Bahan Bakar Kendaraan
Berkendara Irit BBM

BBM Naik, Ini Yang Perlu Sahabat Lakukan

12 Okt 2018 | 20:00 WIB

Pertamina telah menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan menaikkan harga Pertamax Series, Dex Series, dan Biosolar Non-PSO, kemarin Rabu (10/10/2018) mulai pukul 11.00 WIB.

Dengan demikian, ada baiknya mulai sekarang berhemat bahan bakar. Bagi para pengemudi mobil, ternyata gaya menyetir bisa mempengaruhi konsumsi bahan bakar.

BBM Naik, Ini Yang Perlu Sahabat Lakukan

Tapi selain itu, rajin merawat mobil ternyata juga bisa membuat irit bahan bakar. Ternyata banyak pemilik mobil tak menyadari adanya bagian-bagain jeroan mobil yang berperang penting untuk menghemat bahan bakar.

Baca Juga : Mobil Terasa Boros BBM, Simak Faktor Penyebabnya

Melansir dari Otosia.com, situs Toyota menerangkan beberapa hal yang dapat membuat hemat bahan bakar namun kerap dilupakan, antara lain:

1. Gunakan oli yang tepat

Ada baiknya jika mengganti oli mobil, maka hal yang harus diperhatikan adalah pastikan oli telah direkomendasikan pabrikan seperti yang tertera pada buku manual.

Sementara menurut situs resmi informasi pemerintah USA FuelEconomy.gov, jika mobil Sahabat seharusnya menggunakan oli 10W-30, namun menggunakan oli 5W-30, maka hal akan mengurangi jarak tempuh 1-2 persen sehingga mobil menjadi tidak irit. Maka dari itu, penggunaan jenis oli juga sangat penting.

2. Jangan pelit

Banyak hal yang disepelekan pada bagian jantung pacu. Termasuk penggantian busi. Salah satu masalah pada busi yaitu jika kotor atau usang, maka hal itu akan membuat pembakaran tidak konsisten, sehingga kinerja mesin jadi berkurang namun memerlukan bahan bakar yang cukup.

Karena itu, ada baiknya, jika terjadi masalah, maka langsunglah bergegas untuk mengganti part yang baru dan original, tanpa perlu menunggu lama atau menggunakan part bekas atau palsu karena iming-iming harga murah.

3. Biarkan Mobil Sahabat bernapas lega

Arti dari bernapas yaitu soal udara yang masuk ke mesin lewat filter udara.

Seperti diketahui filter udara berfungsi menyaring kotoran atau debu dari udara luar yang akan masuk ke ruang pembakaran pada kendaraan. Jika filter udara kotor, maka hal itu akan membuat filter tersumbat, sehingga menghambat suplai udara di ruang bakar.

Akibatnya, beban tenaga di ruang bakar terhambat dan harus mengeluarkan tenaga lebih besar sehingga bahan bakar menjadi lebih boros dibanding keadaan normal kendaraan.

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 07 Mei 2020 | 14:43 WIB
Bagikan

Kata Kunci Pencarian

mobilbarubekasjualbelitipsperawatanacfilterudarakotorberdampakburukpenyakitotomotifbbmiritbensinbahanbakarminyakberkendara