Rem Mobil
Rem Bukan Untuk Memberhentikan Kendaraan

Fungsi Rem Bukan Memberhentikan Kendaraan, Lalu Buat Apa?

21 Jul 2019 | 19:01 WIB

Saat kaget dan panik, pasti banyak dari Sahabat Garasi secara spontan menginjak rem penuh. Padahal hal ini sangat tak dianjurkan, seperti yang dikatakan Norman Syam, dari Safety Driving Center (ISDC).

Fungsi Rem Bukan Memberhentikan Kendaraan, Lalu Buat Apa?

Baca juga: Ladies, Jangan Panik Saat Terlibat Kecelakaan

Tindakan tersebut dianggap bisa mengurangi daya cengkeram ban ke aspal. Hal itu karena banyak yang berpikir salah dengan sistem pengereman, yakni beranggapan untuk menghentikan laju kendaraan.

"Jadi prinsip itu dulu yang harus dipahami. Kalau mindset, mengerem artinya harus berhenti. Padahal, yang bisa membuat kendaraan berhenti hanya tembok, pohon, atau beton," kata Norman, melansir dari Otomania.com.

Norman menjelaskan, fungsi utama pengereman adalah untuk mengurangi kecepatan, bukan untuk menghentikan kendaraan. Pola pikir seperti itu dulu yang harus diubah.

Jika sudah bisa diubah, nanti akan berbeda dan bisa mengurangi angka kecelakaan. Karena jika sudah berpikir demikian, maka driver tak akan menginjak rem secara penuh lagi.

"Kalau pengeremannya masih non-ABS, pengeremannya dikocok tujuannya agar ban tidak mengunci lebih lama. Karena pada saat ban mengunci lebih lama, mobil bisa tergelincir sendiri," ujar Norman.

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh RIZKY YUNIHARTO
Terakhir diupdate: 10 Mei 2020 | 19:08 WIB
Bagikan

Kata kunci pencarian

mobilbarubekasremjualbelitipskendaraanjakartadepoktanggerangbekasi
Logo Garasi.id
Copyright © 2024 PT. Digital Otomotif Indonesia.
All Rights Reserved
Member Of 
Blibli
 Family