Macet Penyebab Bensin Boros
Macet Jakarta Bikin Boros Bensin

Ini Sebab Berkendara di Jakarta Boros Bensin

08 Jul 2019 | 19:01 WIB

Mobil merupakan kendaraan pilihan masyarakat kota, berkendara dengan mobil menjadi praktis bila harus berpergian bersama keluarga. Namun, sebagai penduduk kota khususnya Jakarta, hal yang menjadi masalah saat berpergian adalah kemacetan. Tidak hanya itu, soal konsumsi bahan bakar ternyata berkendara di Jakarta pada jam sibuk tergolong paling boros di antara kota lainnya.

Ini Sebab Berkendara di Jakarta Boros Bensin

Ini seperti diungkapkan Audi Tarantini, EC Advantage Stage Evaluation Department, Test and Validation Division (R&D) ADM. Dirinya kemudian menyebut, alasannya adalah pola berkendara yang membuat mobil berhenti dan bergerak tidak teratur.

"Kota Jakarta dengan kepadatan lalu lintas yang sebentar-sebentar ngerem itu yang membuat boros. Berbeda dengan kota lain seperti contohnya Surabaya dan Semarang di mana pengeremannya teratur dan tidak dilakukan dengan intensitas yang sering, ini yang buat lebih hemat," ujar Audi yang dilansir dari Kompas.com beberapa waktu lalu.

Audi juga menyebutkan, kalau sepeda motor di Jakarta salah satu penyebab mobil sering ngerem. Sementara di Surabaya, di sebutnya ada aturan kalau sepeda motor hanya boleh berada di sebelah kiri, ketika berjalan di sebelah kanan maka ditilang.

"Jadi start-stop itu membuat konsumsi bahan bakar lebih boros. Kalau dihitung, Jakarta lebih boros 20 persen dibanding dengan di Surabaya," tutur Audi.

Tim Daihatsu kata Audi, melakukan pengujian dengan menggunakan fuel meter dan dilakukan pada waktu pagi' siang dan malam. Di Jakarta juga, kondisi macet pada waktu sore atau malam lebih parah dibanding pagi hari, karena ditambah dengan kesibukan pusat perbelanjaan.

"Kalau pagi kan mall belum buka," kata Audi.

Baca juga: Isi Bensin Kendaraan Ada Ketentuanya, Perhatikan 3 Hal Ini

Kalau terkait dengan konsumsi bahan bakar rata-ratanya, Audi menyebut Jakarta bisa 10 kilometer per liter dengan kecepatan di kisaran 10-20 kpj. Sedangkan di Surabaya sekitar 13 kilometer per liter, pada kecepatan standar 40 kpj.

Nah Sahabat Garasi, sekarang jadi tahu ya sebab pasti kenapa berkendara di Jakarta begitu boros bila di banding berkendara di kota-kota lain.

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 10 Mei 2020 | 19:26 WIB
Bagikan

Kata Kunci Pencarian

mobilbbmbensinjualbelibekasbarumacetpadatjakartasurabayasemarangjalan