Merokok di dalam mobil
Bahaya Merokok Elektrik di Dalam Mobil

Jangan Hisap Rokok Elektrik di Dalam Mobil, Ini Alasanya

21 Sep 2018 | 12:00 WIB

Rokok jenis elektrik atau biasa disebut vape kini semakin banyak dipakai kaum urban. Mereka menganggap, vape atau vaping, tidak berbahaya bagi kesehatan jika dibandingkan rokok kretek yang hingga saat ini jamak ditemukan di toko.

Hanya saja, merokok kretek atau vape akan sangat berbahaya jika dilakukan di dalam mobil.

Jangan Hisap Rokok Elektrik di Dalam Mobil, Ini Alasanya

Seperti dilansir Hyundai Indonesia, asap atau uap yang dihasilkan vape cukup tebal. Meskipun asap atau uap ini cepat menghilang, namun tetap saja bisa mengurangi konsentrasi saat menyetir.

Baca Juga : Begini Cara Menghilangkan Bau Rokok Di Kabin Mobil Yang Membandel

Seperti diketahui kehilangan konsentrasi ketika mengemudi berisiko mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Hal ini karena visibilitas pengemudi akan terganggu oleh asap atau uap yang dihasilkan vape.

Vaping memang hanya menghasilkan asap atau uap saja. Akan tetapi, kaca jendela harus dibuka. Tentunya agar ada sirkulasi udara yang masuk. Dengan begitu, asap atau uap yang dihasilkan akan lebih cepat menghilang.

Dengan vaping dalam keadaan jendela tertutup juga dapat membuat kaca mobil Sahabat berkabut. Hal ini disebabkan karena residu dari uap yang dihasilkan vape menempel pada kaca mobil.

Sementara itu, untuk rokok kretek, pengemudi wajib membuka kaca jendela untuk membuang abu rokok. Ketika membuang asap atau abu rokok ini jelas juga sangat berbahaya  bagi pengendara di belakang.

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 07 Mei 2020 | 14:42 WIB
Bagikan

Kata Kunci Pencarian

mobilbarubekasjualbelitipsrokokbaubahayavapeelektrikberisikokecelakaanlalulintasjakartauapgarasiidkabinotomotif