Mesin mobil overheat
Mesin mobil overheat

Mesin Mobil Overheat Dijalan? Segera Lakukan Hal Ini !

05 Okt 2019 | 11:00 WIB
BAGIKAN

Tingginya arus kemacetan di jalan raya di beberapa kota besar di Indonesia memang kerap kali terjadi dengan berbagai alasan seperti penerapan sistem buka tutup, pengalihan lajur hingga yang kerap kali menjadi penyebab mesin mobil overheat atau panas. Ketika mobil sedang terjebak macet biasanya mesin tetap dalam keadaan menyala agar AC mobil tetap bisa mendinginkan suhu di dalam kabin.

Tips Menanggulangi Mobil yang Overheat

Nah bagi pemilik mobil yang kurang begitu memperhatikan perawatan mobilnya khususnya dalam merawat sistem pendinginan mesin mobil, dapat mengakibatkan mesin mobil overheat yang tentu saja dapat semakin membahayakan komponen mesin bila tetap dipaksakan untuk dijalankan. Lalu apa yang harus dilakukan bila mesin mobil overheat?

Tips Menanggulangi Mobil yang Overheat

Seperti keterangan resmi Denso, penyebab mesin mobil overheat bisa diakibatkan karena suhu pembakaran tidak didinginkan secara optimal. Parahnya, jika hal itu terjadi maka bukan tak mungkin dapat mengakibatkan rusaknya komponen pada mesin kendaraan. Jika dibiarkan maka bukan tak mungkin akan berkibat fatal, seperti mesin mati karena tidak berfungsinya sebagian komponen mesin kendaraan, mulai dari piston yang terkunci atau klep yang bengkok akibat pemuaian.

Penyebab mesin mobil overheat

Dalam sebuah sistem mesin mobil tidak akan pernah terjadi yang namanya mesin mobil overheat jika sang pemiliknya rajin melakukan perawatan terhadap kendaraannya, terutama pada bagian sistem pendinginan seperti penggunaan water cooler khusus, rajin melakukan pembersihan radiator dan juga memastikan bahwa kipas radiatornya menyala normal.

Tips Menanggulangi Mobil yang Overheat

Namun, ada beberapa ciri komponen yang bisa membuat mesin mobil overheat ketika sedang digunakan. Apa saja komponen yang bisa menyebabkan mesin mobil overheat, mari kita simak bersama.

Kipas radiator mati / rusak

Tips Menanggulangi Mobil yang Overheat

Penyebab mesin mobil overheat yang pertama adalah kipas radiator mati/rusak. Untuk mendinginkan radiator, dibutuhkan sirkulasi udara yang dihasilkan oleh motor fan. Jika kipas pendingin mati, maka tidak ada aliran udara yang mendinginkan coolant pada radiator. Sehingga suhu mesin akan tetap panas karena coolant tidak dapat mendinginkan suhu mesin. Akibatnya, temperatur di ruang bakar mesin tetap panas dan dapat mengakibatkan mesin mobil overheat.

Tutup radiator rusak/tidak sesuai

Penyebab mesin mobil overheat yang kedua adalah tutup radiator yang rusak atau diganti dengan aftermarket. Peran penutup radiator sangat penting dalam proses pendinginan mesin. Gunanya sebagai akses keluar cairan bila tekanan di sistem radiator terlalu tinggi karena panas mesin. Sistem buka-tutup akses di penutup radiator diatur oleh komponen yang desainnya bisa berbeda setiap merek mobil.

Tips Menanggulangi Mobil yang Overheat

Sistem radiator yang berisi cairan bekerja dalam ruang vakum, tekanan di dalamnya diatur oleh masing-masing pabrikan dan ukurannya bisa berbeda-beda. Bila diperhatikan pada penutup radiator terdapat angka ukuran tekanan bar 0,9, 1,1, atau 1,2.

Mengganti penutup radiator dengan produk aftermarket yang tidak sesuai tentu bisa mengganggu kerja sistem pendinginan. Bila salah, kemungkinan mesin mobil overheat sudah bisa dipastikan. Selain itu, salah satu komponen bahan dari cap (tutup) radiator berbahan dasar karet menjadi getas karena terkena panas coolant sehingga tidak bisa mengatur tekanan di dalam radiator.

Tips Menanggulangi Mobil yang Overheat

Dalam konteks lain, cap radiator harus sesuai dengan spesifikasi kendaraan. Jika tidak sesuai, maka valve di cap radiator tidak akan terbuka ketika tekanan radiator tinggi yang diakibatkan suhu mesin yang panas. Hal ini bisa menyebabkan mesin mobil overheat karena sirkulasi coolant tidak bekerja maksimal.

Radiator bocor

Penyebab mesin mobil overheat selanjutnya adalah radiator yang bcoor. Radiator bocor biasanya disebabkan oleh korosi pada kisi-kisi radiator. Ini dikarenakan radiator diisi selain air radiator (coolant). Kandungan oksigen dalam air bertemu dengan logam dan terjadilah reaksi kimia yang mengakibatkan korosi.

Tips Menanggulangi Mobil yang Overheat

Karena korosi tersebut, radiator yang berbahan logam akan terkikis dan menyebabkan kebocoran. Pada kebocoran ini, coolant menjadi terbuang sehingga tidak cukup untuk mendinginkan suhu mesin kendaraan. Kalau coolant tidak mendinginkan mesin dalam waktu yang lama, sehingga mesin mobil overheat.

Air radiator habis

Tips Menanggulangi Mobil yang Overheat

Penyebab mesin mobil overheat yang paling sering ditemui adalah air radiator habis. Air radiator (coolant) bisa habis karena penguapan akibat suhu mesin yang panas. Atau, terdapat kebocoran pada sistem sirkulasi radiator. Hal ini dapat menyebabkan sistem sirkulasi radiator tidak bekerja optimal. Jika air radiator menjadi sedikit, maka suhu di mesin tidak dapat didinginkan. Lalu, yang terjadi adalah mesin mobil overheat.

Lakukan ini ketika mesin mobil overheat

Apa yang akan Sahabat lakukan ketika mesin mobil overheat ? Sudah pasti kamu jangan panik Sahabat, beberapa tips di bawah ini perlu kamu pelajari baik-baik untuk mengatasi mesin mobil overheat.

Berhentikan kendaraan dan matikan mesin

Tips Menanggulangi Mobil yang Overheat

Langkah paling tepat jika mesin mobil overheat pada mobil kamu adalah dengan langsung menepikan mobil ke pinggir jalan dan segera mematikan mesin mobil agar temperatur atau suhu mesin turun kembali. Hal itu dilakukan agar mobil kamu tidak mengalami kerusakan yang lebih parah.

Buka kap mesin

Tips Menanggulangi Mobil yang Overheat

Ketika mesin mobil overheat jangan pernah membiarkan panas mesin terperangkap di ruang mesin karena akan menyebabkan komponen lain rusak karena panas tersebut. Setelah kamu memberhentikan kendaraan dan mematikan mesin mobil, coba untuk membuka kap mesin mobil agar panas di dalam kap terbuang. Lakukan dengan hati-hati karena kadang-kadang tuas berada di dekat radiator sehingga ada risiko kamu tersengat panas radiator.

Jangan buka tutup radiator

Jangan pernah membuka tutup radiator ketika mesin mobil overheat.  Jika kamu membuka tutup radiator pada saat mesin mobil masih panas, dapat menyebabkan uap dan air bertekanan tinggi akan lepas dapat mengakibatkan luka bakar serius jika terkena kamu.

Periksa tabungan air cadangan radiator

Setiap mobil pastinya memiliki cadangan air radiator yang terhubung ke bagian atas radiator. Ini akan membantu kamu untuk melihat apakah air radiator kurang atau tidak. Selain itu, juga terdapat indikator ketinggian air. Jika air kurang maka bisa berbahaya untuk mesin.

Tips Menanggulangi Mobil yang Overheat

Langkah pertama yang bisa dilakukan, yakni menambahkan cairan pendingin sampai posisi garis atas. Kamu bisa mengisi air di tabung meskipun mesin panas atau bisa juga menunggu kondisi mesin dingin. Jika mobil kamu hanya memiliki radiator tanpa tabung cadangan, kamu harus menunggunya hingga dingin sebelum membukanya.

Putuskan, apakah tetap jalan atau menunggu bantuan

Ketika mesin mobil overheat, coba perhatikan apakah ada air yang mengalir ke bawah kolong mobil di bagian depan atau tidak. Jika ada, sudah dipastikan radiator kamu bocor atau bahkan mesin kamu bisa jebol lebih baik kamu memanggil bantuan dengan menelepon teman atau bengkel resmi terdekat untuk melakukan penderekan.

Tips Menanggulangi Mobil yang Overheat

Tetapi jika tidak ada kebocoran, kemungkinan terbesar adalah air radiator kamu kosong. Jika Sahabat dihadapkan dengan kondisi seperti ini, kamu wajib menunggu mesin hingga dingin lalu coba untuk membuka tutup air radiator dengan kain lap. 

Jika sudah berhasil membuka tutup air radiator, coba untuk mengisi ulang cairan di dalamnya dengan air mineral yang kamu miliki atau air kran. Walaupun tidak dianjurkan untuk menjadi cairan pendingin mesin mobil, di kondisi tertentu masih diperbolehkan kok Sahabat.

Tips Menanggulangi Mobil yang Overheat

Setelah mengisi air radiator, cobalah cek apakah air radiator bersirkulasi dengan normal ataukah tidak, caranya adalah dengan membuka tutup radiator ketika mesin sudah dingin baru kemudian menstarter mesin dan melihat bagian dalam lubang radiator.

Bila air radiator tidak terlihat bersirkulasi berarti ada bagian sistem pendinginan yang tersumbat. Jangan lupa juga mengecek apakah kipas radiator berputar atau tidak ketika suhu mesin sudah mulai memanas kembali, bila mesin sudah panas namun kipas tidak terputar, bisa jadi penyebabnya adalah dari elektrikal radiator fan.

Itulah beberapa penyebab dan tips ketika kamu mengalami gejala mesin mobil overheat di tengah perjalanan. Ingat Sahabat, jangan panik karena kepanikan akan membuat Sahabat sulit untuk berpikir tindakan apa saja yang harus kamu lakukan ketika dihadapi musibah seperti mesin mobil overheat.

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh GEDE RAMANANDA
Terakhir diupdate: 05 Okt 2019 | 11:00 WIB
BAGIKAN