Tips Jitu Atasi Ban Mobil Rusak
Tips Jitu Atasi Ban Mobil Rusak

Sederet Tips Jitu Atasi Ban Mobil Rusak

10 Sep 2021 | 14:00 WIB

Sederet Tips Jitu Atasi Ban Mobil Rusak

Ilustrasi ban bocor

Ilustrasi ban bocor


Hai Sahabat Garasi,

Salah satu komponen penting di suatu kendaraan adalah ban. Ban menjadi penentu layaknya berkendara pada mobil. Untuk itu, perlu menjaga kestabilan fisik dan angin yang ada pada ban kendaraan.

Ban mobil bukan hanya menopang daya angkut, tetapi ban juga bisa berperan untuk stabilitas laju kendaraan serta menjadi faktor penting dalam keselamatan kamu saat berkendara. Ban mobil juga perlu mendapatkan perhatian khusus. Sehingga penting untuk memperhatikan kondisinya agar tidak terjadi pecah ban ketika sedang digunakan.

Namun masalahnya, meski penting, ban kerap luput dari pemeriksaan. Ban benjol atau rusak menjadi masalah utama pada suatu kendaraan. Hal ini tentu mempengaruhi performa mobil, yang otomatis akan menurun atau bahkan, menjadikan mobil tidak bisa digunakan lagi.

Penyebab ban mobil rusak disebabkan kurangnya tekanan udara pada ban. Ketika ban kekurangan tekanan udara lalu menghantam benda keras, seperti batu atau trotoar. Lubang bekas hantaman akan menyebabkan dinding ban mobil menekuk, tergencet antara pelek dan permukaan jalan secara tiba-tiba, sehingga mengakibatkan benang baja putus.

Ketika benang pada ban mobil ada yang putus, maka penahan di sisi kiri atau kanan ban tidak ada. Jika diisi udara, tekanan di dalam ban mobil akan menekan karet samping dan jika dilihat dari luar akan terlihat rusak. Untuk itu, pentingnya menjaga kualitas ban mobil saat perjalanan, seperti menjaga tekanan udara yang sesuai dengan standar pabrik dan memastikan permukaan masih bagus.

Hampir semua pengendara mobil pernah merasakan masalah ban rusak. Kerusakan paling banyak ditemukan untuk jenis ban tubeless. Ini penyebab ban mobil rusak yang perlu kamu waspadai:

  1. Sering Terkena Benda Tajam

Penyebab ban mobil rusak, karena terlalu sering terkena benda tajam di perjalanan, apalagi kondisi jalanan Indonesia khususnya di perkotaan yang tidak pernah bersih dari benda-benda tajam seperti paku, beling atau sekrup bangunan.

Jika terkena, ban mobil kamu akan otomatis bocor dan rentan timbul benjolan yang semakin membahayakan pengendara. Kondisi jalanan memang sulit dihindari dari berbagai risiko, oleh sebab itu perlu disiasati dengan memiliki ban yang berkualitas dan di maintenance tekanan udaranya dengan baik.


ilustrasi Deformasi Bentuk

ilustrasi Deformasi Bentuk


2. Deformasi Bentuk

Penyebab ban mobil rusak lainnya yaitu karena deformasi atau perubahan bentuk yang dikarenakan kurangnya tekanan dan muatan yang terlalu berat atau memang karena usia pemakaian yang sudah terlalu lama. Misalnya, ban mobil yang sudah terlalu lama bentuk permukaannya akan botak. 

Nah, ketika ban mobil botak tapi masih saja dipakai untuk perjalanan jauh, kemungkinan besar ban tersebut akan rusak pada permukaan sisinya. Oleh sebab itu, usahakan untuk meminimalisir barang bawaan agar beban mobil semakin ringan sehingga menjaga kondisi ban agar tetap mulus.


Selalu Jaga Tekanan Ban

Selalu Jaga Tekanan Ban


3. Tekanan angin berlebihan

Penyebab ban mobil rusak karena pengisian angin yang berlebihan. Saat mobil kempes, tentu disebabkan kekurangan angin. Namun, pengisian angin yang berlebihan membuat ban mobil terlalu kembung sehingga berakibat munculnya benjolan di sekitar permukaan ban.

Ini sebabnya mengisi angin ban mobil tidak boleh asal-asalan, ada aturannya. Umumnya, batas pengisian angin pada ban mobil berkisar 30 – 32. Jika kamu tidak paham, segera minta bantuan karyawan SPBU setempat agar mengurangi risiko.

4. Suspensi Mati

Penyebab ban mobil rusak selanjutnya, karena suspensi mobil mati. Suspensi merupakan suatu komponen di dalam mobil yang berguna untuk meredam getaran saat mobil melalui jalanan yang tidak rata. Saat suspensi mobil mati, berhati-hatilah karena ada kemungkinan ban mobilmu akan rusak.

Tidak hanya itu saja, mobil yang bantingannyayang terlalu keras juga otomatis berpengaruh pada ban. Maka dari itu, usahakan berkendara di jalanan yang mulus, terbebas dari batu-batuan sehingga lebih aman dan nyaman.

Langkah- Langkah Atasi Ban Mobil Rusak

Setelah mengetahui beberapa penyebab ban mobil rusak, pasti sebagian besar bengkel menyarankan untuk mengganti ban. Namun jika tidak memungkinkan saat itu, kamu bisa memperbaikinya dulu untuk sementara, seperti ditambal. Ini cara mengatasinya:

  1. Cek Ban Rusak

Coba dongkraklah ban mobil hingga bannya terangkat kira-kira setengah sentimeter. Kemudian, ganjal pada persilangannya. Supaya ban mobil bisa berputar, lepaskan rem tangan yang menahan roda. Setelah lepas, coba putar roda ban lalu periksalah di ketinggian setengah sentimeter ada bagian yang tersangkut tanah atau tidak.

Jika ada, berarti ban kamu sedang benjol atau tidak rata. Banyak teknisi otomotif berkata bahwa hampir mustahil memperbaiki. Sehingga solusi dari ban benjol adalah menggantinya dengan ban yang baru.

  1. Penambalan Sementara

Langkah kedua merupakan cara alternatif untuk efek sementara waktu saja di kondisi darurat yaitu dengan penambalan. Gunakan beberapa alat seperti obeng kecil dan kompresor. Carilah titik mana yang kondisinya rusak kemudian tusuk dengan obeng kecil.

Cara menusuknya jangan tegak lurus tapi dari samping secara perlahan dan hati-hati agar tusukan kamu tidak menusuk ban dalam. Biasanya setelah ditusuk akan ada suara udara keluar. Kosongkan udara pada ban lalu isi lagi dengan kompresor.

Setelah semua cara dilakukan, untuk sementara ban mobil akan kembali seperti sedia kala. Namun, setelah itu kamu harus segera ganti ban baru karena cara memperbaiki ban mobil rusak dengan kompresor dan obeng kecil ini hanya sementara.

Jangan terus-terusan menggunakan cara ini karena nanti ban akan robek dan tentunya berdampak ke keselamatan bermobil. Karena ban mobil yang rusak berpotensi meletus jika dijalankan dengan kecepatan tinggi. Agar cara ini bertahan lebih lama, jalankan mobil secara pelan.

Pilih Ban Sesuai Spek Mobil

Pilih Ban Sesuai Spek Mobil


  1. Pilih Sesuai Spesifikasi Mobil

Langkah terakhir, yaitu mengganti ban mobil. Ketika membeli ban, pilihlah ban yang sesuai dengan spesifikasi mobil. Biasanya tertulis di plakat pintu atau laci mobil. Tertera beberapa kode, seperti LT untuk light truck, ST untuk special trailer, T untuk ban serep, R untuk radial dan P untuk mobil penumpang.

Selain harus sesuai dengan spesifikasi, sesuaikan juga dengan velg ban. Ukurannya tertulis di angka di belakang huruf R yang ada di plakat. Penting untuk memilih ban sesuai dengan kondisi jalan yang sering kamu lewati. Apalagi jika musim hujan, kamu harus mempertimbangkan ban mobil yang cocok ketika curah hujan cukup tinggi.

Sebab, tapak ban mempengaruhi kemampuan cengkeram dan percepatan mobil. Untuk ketebalannya, terserah kamu ingin lebar atau tipis. Daya cengkram ban lebar semakin baik, namun percepatannya semakin kecil karena berat. Sedangkan ban tipis kebalikannya, daya cengkram ban tipis lebih buruk dari ban lebar. Tapi kecepatan semakin baik.

Selain itu kerugian ban kecil adalah kurang cocok jika melewati jalan yang buruk, tidak rata dan berbatu. Kemungkinan velg juga terkena dampak dari ban tipis ini.


Ganti Ban Baru

Ganti Ban Baru


  1. Ganti Ban Mobil Baru

Setelah menentukan ban mobil yang tepat langkah terakhir yaitu dengan menggantinya. Siapkan beberapa alat seperti dongkrak dan kunci roda. Pertama, longgarkan baut ban. Cukup longgarkan saja tidak perlu terlepas. Gunakan dongkrak untuk mengangkat mobil. Letakkan dongkrak di struktur yang paling kokoh agar bisa menopang dengan pas.

Lalu lepaskan dan simpan baut ban agar tidak hilang. Pasang ban baru kamu lalu turunkan dongkrak dan kencangkan baut. Itu dia langkah-langkah mengatasi ban mobil benjol yang harus kamu tahu jika sewaktu-waktu terkena masalah ini diperjalanan.


Ditulis oleh RIZKY YUNIHARTO
Terakhir diupdate: 10 Sep 2021 | 14:00 WIB
Bagikan

Kata kunci pencarian

tipsotomotifgantiban