Mesin mobil 3 silinder dinilai lebih ramah lingkungan ketimbang dengan mesin mobil lainnya
Saat ini mesin 3 silinder tidak memiliki getaran seperti zaman dahulu

Sejarah Mesin 3 Silinder di Indonesia

03 Jul 2019 | 21:00 WIB
BAGIKAN

Hai Sahabat Garasi, apakah dari kamu ada yang memiliki mobil seperti Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Suzuki Karimun, Mitsubishi Mirage, Nissan March, Ford Fiesta? Apakah kalian mengetahui bahwa mesin mobil-mobil itu hanya memiliki 3 silinder saja? Kalau kamu amati, seiring dengan perkembangan zaman banyak pabrikan mobil yang mengaplikasikan mesin 3 silinder untuk mobil-mobil terbaru mereka. Kenapa pabrikan-pabrikan tersebut memilih mesin 3 silinder sebagai jantung pacu mobil-mobil baru mereka?

Mesin 3 silinder ternyata sudah ada di Indonesia pada model mobil Daihatsu Hijet 1000. Pada saat itu banyak yang mencibirnya dan mempertanyakan kemampuan dari mesin 3 silinder milik Hijet. Memang jika dibandingkan dengan mesin 4 silinder, mesin 3 silinder memiliki getaran yang cukup mengganggu dan terdengar cukup berisik pada bagian mesinnya. Namun Daihatsu Hijet tidak laku di pasaran karena pada saat itu juga Suzuki Carry 1000 muncul dan sudah mengadopsi mesin 4 silinder.

Singkat cerita, selama kedua mobil itu bersaing, Daihatsu Hijet 1000 semakin diminati oleh para masyarakat Indonesia pada saat itu. Kok bisa? Ternyata Suzuki Carry memiliki pengereman yang buruk ketimbang dengan Daihatsu Hijet 1000 yang sudah menggunakan booster pada sistem pengeremannya sehingga lebih pakem.

Nah, seiring berkembangnya zaman mesin 3 silinder mulai menjadi mesin dari mobil smart city saat ini. Faktor-faktor seperti faktor ekonomis, lebih ramah lingkungan dan biaya produksi menyebabkan beberapa smart city car dapat dijangkau oleh masyarakat Indonesia dengan harga cukup murah. 

Baca juga: Sejarah LCGC di Indonesia berawal dari kuda mati


Tadi sempat disebutkan bahwa mesin 3 silinder sedikit berisik ketimbang mesin 4 silinder. Dengan berbagai penyempurnaan teknologi dan perubahan pada komponen dalam mesin, mesin 3 silinder zaman sekarang sudah sama halusnya dengan mesin 4 silinder.

Seperti dilansir di otosia.com, saat ini ada berbagai cara yang diterapkan oleh produsen mobil untuk menghilangkan getaran pada mesin. Sebagai contoh, pada mobil Daihatsu Ayla dan Toyota Agya sudah disematkan injektor oli di ruang silinder. Dengan menggunakan injektor oli, friksi atau gesekan antar komponen dapat dikurangi sehingga getaran mesin dapat teratasi. 

Selain itu, engine mounting baru juga dibentuk sedemikian rupa untuk meminimalisir getaran yang timbul.

Lain halnya yang dilakukan Nissan pada March yang mengandalkan mesin HR12DE. Salah satu pabrikan mobil asal Negeri Bunga Sakura ini mengaplikasikan teknologi micro finishing pada bagian internal mesin untuk mengurangi friksi. Di samping itu, efek dari ketidakseimbangan revolusi mesin pun disalurkan dengan menggunakan rantai di dalam mesin ke pompa oli. Alhasil getaran mesin menjadi berkurang.

Salah satu hal yang dapat menunjang minimnya getaran pada mesin tiga silinder adalah dengan penggunaan teknologi engine mounting. Bahan karet engine mounting yang lebih empuk, hingga penataan posisi engine mounting memberikan dampak besar dalam hal getaran di dalam kabin. Intinya, perkembangan mesin 3 silinder di mobil-mobil sekarang sudah mengalami penyempurnaan agar lebih irit, bertenaga, ramah lingkungan serta minim getaran sehingga nyaman untuk dikendarai.

Nah, buat kamu yang sedang mencari mobil-mobil yang irit, ramah lingkungan namun tetap bertenaga, di Garasi.id kami menyediakan pilihan yang cocok untuk kamu. Selain mobil-mobilnya ramah lingkungan, promo-promonya juga ramah di kantong loh !

Ditulis oleh GEDE RAMANANDA
Terakhir diupdate: 03 Jul 2019 | 21:00 WIB
BAGIKAN