Lakukan Perawatan Terhadap Aki Mobil Agar Sistem Pengapian Normal
Lakukan Perawatan Terhadap Aki Mobil Agar Sistem Pengapian Normal

Simak! Begini Ciri-ciri Aki Mobil Harus Diganti

19 Jul 2022 | 11:00 WIB

Aki merupakan suatu komponen yang berfungsi menyalurkan daya listrik untuk beberapa komponen kendaraan lainnya, seperti lampu hingga starter menyalakan mesin. Kinerja peralatan elektronik dalam mobil tidak akan bisa bekerja dengan baik tanpa adanya aki ya, Sahabat Garasi.

Sama seperti komponen lainnya, aki juga memiliki umur pemakaian atau lifetime. Umur pemakaian aki yang direkomendasikan adalah dua tahun atau 50,000 km, namun bisa saja kurang atau bahkan lebih dari usia yang direkomendasikan tergantung perawatannya.

 Gunakan Spesifikasi Aki Yang Sesuai Dengan Rekomendasi Pabrikan

Gunakan Spesifikasi Aki Yang Sesuai Dengan Rekomendasi Pabrikan


Saat mengalami kerusakan, aki akan menunjukkan beberapa tanda-tanda yang cukup jelas. Beberapa tanda aki mobil harus diganti:

1.    Mesin Sulit Dihidupkan

Salah satu ciri aki kering mobil harus diganti adalah mesin yang sulit untuk dihidupkan. Perlu diketahui, jika mesin tidak mampu menyala saat distarter, maka kemungkinan besar ada masalah pada akinya.

Hal ini mungkin disebabkan karena air aki berada di bawah batas minimum sehingga tidak bisa mengalirkan daya listrik ke starter. Sementara bagi pengguna aki kering, mesin sulit hidup biasanya karena guncangan yang merusak cell di dalam aki atau memang umur aki sudah lama.

2.    Usia Aki Mobil

Sama seperti komponen mobil secara umum, aki juga memiliki batas usia pakai. Biasanya, ketika Kamu membeli aki baru, bengkel akan memberikan tanggal pembelian. Dengan begitu, Kamu bisa lebih mudah melakukan pengecekan tentang usia pakai aki.

Pada umumnya, aki pada mobil memiliki usia pakai sekitar dua tahun. Akan tetapi, hal ini juga bergantung pada bagaimana cara perawatan dan pemakaian kendaraan. Mengingat harga aki yang cukup mahal, maka penting untuk Sahabat Garasi melakukan perawatan dengan tepat.

3.    Klakson Lemah Dan Lampu Redup

Tidak hanya usia yang sudah lama, tanda tanda aki mobil harus diganti adalah klakson lemah dan lampu redup. Biasanya, jika aki bermasalah, maka akan berpengaruh pada lemahnya suara klakson atau seringkali terdengar brebet.

Selain itu, kinerja tidak maksimal pada aki juga bisa memengaruhi lampu sehingga lampunya menjadi kurang terang. Namun, lampu yang redup mungkin diakibatkan oleh usia lampu sudah tua. Karena itu, kamu perlu memeriksa komponen-komponen mobil secara seksama.

4.    Air Aki Keruh

Ciri-ciri aki mobil harus diganti selanjutnya adalah air aki yang menjadi keruh. Perlu diingat, aki basah sangat bergantung dari air aki sehingga kamu harus selalu menjaganya agar tidak sampai kehabisan. 

Pengganti air aki ini juga berguna untuk mencegah air menjadi keruh yang diakibatkan oleh kotoran-kotoran yang menumpuk dalam waktu lama. Jika air aki sudah berubah menjadi keruh, maka harus segera diganti dengan yang baru.

5.    Kurangnya Tegangan Pada Aki

Kurangnya tegangan pada aki jika bisa menjadi pertanda aki mobil harus segera diganti. Cara pengecekan tegangan aki, dapat dilakukan dengan menggunakan load tester atau pakai cranking.

Jika aki mobil lemah biasanya tegangannya berada di bawah 10 volt. Hal ini berarti, Kamu harus melakukan penggantian aki lama dengan yang baru sebelum menyebabkan masalah lebih lanjut. 

6.    Bau Mesin Ketika Dinyalakan

Ciri-ciri aki mobil harus diganti selanjutnya adalah tercium bau saat mesin dinyalakan. Kemunculan bau tidak normal ini umumnya berasal dari sel-sel di dalam aki mobil yang sudah mulai rusak.

Karena itu, ketika mesin mobil dinyalakan, maka akan terlihat seperti air mendidih. Apabila Kamu sudah menemukan tanda-tanda ini, maka itu artinya penggantian aki dengan yang baru harus segera dilakukan di bengkel terdekat.

 Aki

Percayakan Kualitas Aki Mobil Di Bengkel Resmi


Cara Sederhana Merawat Aki Mobil

Pentingnya merawat aki pada mobil adalah demi kenyamanan ketika berkendara. Jika Kamu terlalu sering menggunakan mobil, pastikan juga untuk mengecek bagian yang satu ini.

Ini cara merawat aki mobil:

·         Cobalah Periksa Bagian Terminal Pada Aki Mobil

Cara pertama yang bisa dilakukan untuk memastikan aki pada mobil dalam keadaan baik-baik saja adalah dengan memeriksa bagian terminal. Bagian terminal aki ini memiliki fungsi sebagai jembatan penghubung antara kutub positif dan negatif. Biasanya terminal aki memang rentan menimbulkan kerusakan.

Terminal pada aki sangat mudah disisipi dengan berbagai macam bakteri, jamur, dan virus yang dapat membahayakan. Umumnya benda-benda asing yang menempel di terminal itu juga dapat disebabkan oleh usia aki sudah terlalu tua.

Untuk membersihkan benda asing yang menempel pada terminal aki bisa dilakukan sendiri tanpa bantuan montir. Caranya adalah ambil air panas dalam ember, siapkan sikat gigi bekas, lalu gosok bagian aki yang tertempel benda asing tersebut sampai bersih.

Lalu, cobalah periksa bagian terminal, jika dirasa kendur maka lakukanlah pengencangan. Jika terasa sangat sulit untuk dikencangkan, maka itu tandanya Kamu harus mengganti bautnya atau ada baiknya membeli aki yang baru. Cobalah untuk memeriksa bagian terminal aki secara rutin agar tidak terlalu sering membeli yang baru.

·         Perhatikan Daya Pengisian Bahan Bakar

Sahabat Garasi tentu harus memperhatikan kondisi aki pada mobil agar selalu merasakan kenyamanan ketika sedang berkendara. Hal lain yang bisa dilakukan untuk memastikan kondisi aki adalah memperhatikan daya pengisian bahan bakar. Ketika mengisi bensin, lihatlah jumlah bahan bakar ketika mobil menyala.

Jika Kamu baru membeli bensin dan cepat habis, maka daya pengisian bahan bakar yang menunjukkan gangguan. Ada alasan umum yang menjadi penyebab aki mengalami masalah, yaitu terlalu banyak jumlah aksesoris terpasang di mobilmu.

Untuk memastikan hal tersebut tetap baik- baik saja, cara yang bisa digunakan adalah dengan melihat pengisian pada aki. Lepaskanlah kutub negatif aki ketika mobil masih menyala, jika kendaraan tersebut langsung mati maka ada permasalahan ketika sedang mengisi bahan bakar.

·         Rutin Cek Kondisi Aki

Cara selanjutnya yang bisa digunakan untuk merawat aki adalah rutin mengecek kondisinya. Battery load tester adalah alat yang bisa membantu untuk melakukan pengecekan kondisi aki. Jika Kamu menggunakan alat yang satu ini akan dapat diketahui berapa besaran indikator dari aki di mobil.

Bagi Kamu yang menggunakan jenis aki basa lakukanlah pengecekan cairan elektrolit secara rutin. Jika tampak cairan tersebut sudah mau habis, segeralah lakukan pengisian ulang. Dengan kedua cara tersebut maka tidak akan mencegah terjadinya penyebab aki mobil soak.

·         Panasi Mobil Tidak Hanya Saat Akan Digunakan

Jika Kamu sedang tidak melakukan perjalanan selama beberapa hari tetap jangan sampai lupa untuk memanasi mobil. Salah satu penyebab daya pada aki mobil menjadi berkurang adalah pemilik tidak sering memanasi kendaraan ini. Hal ini tentu menyebabkan aki cepat kehilangan fungsinya.

Oleh sebab itu, Kamu bisa memanasi mobil ketika bangun tidur di pagi hari. Jika tidak sempat melakukannya maka bisa meminta tolong salah satu teman atau anggota keluarga untuk memanaskan mobil. Jika mobil sering dipanaskan, maka aki pun akan tetap awet.

·         Mematikan Perangkat Yang Tersambung Pada Mobil

Cara berikutnya untuk melakukan perawatan terhadap aki adalah ketika mobil tidak digunakan matikan seluruh perangkat yang terhubung dengan saluran listrik. Perangkat listrik tersebut antara lain adalah radio, AC, lampu, dan tv kecil.

Jika Kamu melakukan hal ini tentu akan menjadikan aki yang ada pada mobil tetap awet. Kamu juga tidak akan mengalami kesulitan saat berkendara karena kebutuhan daya tercukupi.

·         Rajin Periksa Air Pada Aki

Hal selanjutnya yang bisa digunakan untuk merawat aki pada mobil adalah rutin untuk melakukan pemeriksaan air pada bagian tersebut secara rutin dua atau tiga hari sekali. Jika Kamu melihat bahwa persediaan air pada aki berkurang, maka cepatlah untuk melakukan pengisian ulang.

Jika persediaan air pada aki berkurang dan tidak segera diisi ulang maka hal tersebut akan menyebabkan kerusakan pada aki sehingga mengganggu perjalanan Kamu. sebab itulah persediaan air pada aki harus tetap dijaga dan jangan sampai kehabisan.

·         Periksa Pengikat Aki

Cara selanjutnya adalah selalu memeriksa bagian pengikat dari aki. Kamu harus memastikan bahwa ikatannya selalu kuat dan tidak mengendur. Jika mengalami pengenduran bisa langsung dikencangkan, sehingga aki tetap dalam kondisi yang normal.

·         Melepas Kabel Aki Ketika Mobil Tidak Digunakan

Langkah lainnya yang bisa dilakukan untuk merawat aki adalah dengan melepas kabelnya ketika sedang tidak digunakan. Pastikan bahwa Kamu melakukan hal ini ketika sudah pulang dari bepergian. Cara tersebut bisa membantu membuat aki mobil akan menjadi awet. 

Biasanya aki pada mobil mampu bertahan hingga kurang lebih satu setengah tahun. Namun, umur aki bisa kurang dari itu jika Kamu tidak melakukan perawatan yang rutin dan baik. Jangan sampai sering membeli aki baru, karena itu juga tidak akan baik untuk dompet Kamu. Sahabat bisa cek perawatan mobil lainnya dengan klik www.Garasi.id


Ditulis oleh ALDY SURYA
Terakhir diupdate: 22 Jul 2022 | 12:59 WIB
Bagikan

Kata kunci pencarian

tipsotomotifgantiakiakimobilservisberkala
Logo Garasi.id
Copyright © 2024 PT. Digital Otomotif Indonesia.
All Rights Reserved
Member Of 
Blibli
 Family