Segera hubungi pihak berwajib setelah kecelakaan agar dapat ditolong dengan segera
Penalti atas meninggalkan orang yang terluka di lokasi kejadian bermacam-macam tergantung wilayahnya dan tingkat keparahan cedera

Terlibat Kecelakaan Mobil? Lakukan Hal-Hal ini.

08 Jul 2019 | 20:01 WIB
BAGIKAN

Kecelakaan mobil bisa menjadi pengalaman yang traumatis dan menakutkan, sehingga terasa sulit untuk tahu harus berbuat apa setelah kecelakaan terjadi. Bertindak cepat untuk memastikan setiap orang yang terlibat dalam keadaan aman dan semua langkah hukum diikuti merupakan hal yang penting. Mengetahui cara bertindak setelah kecelakaan mobil juga dapat melindungi diri Sahabat dari tuntutan hukum yang konyol. Berikut beberapa tips yang harus kamu lakukan jika terlibat kecelakaan lalu lintas seperti yang dilansir di liputan6.com :

Memastikan Keselamatan

Gunakan waktu untuk menenangkan diri. Mungkin Sahabat akan merasa marah, takut, terkejut, bersalah, atau campuran dari semua emosi tersebut setelah kecelakaan. Semakin tenang diri kamu, semakin baik kamu akan dapat mengatasi situasi. Hiruplah napas yang dalam beberapa kali atau hitunglah sampai sepuluh untuk menstabilkan diri dari keadaan shock.

Tetaplah berada di lokasi kejadian. 

Meninggalkan lokasi kecelakaan, baik kamu atau orang lain yang menyebabkan kecelakaan, dapat menghasilkan hukuman pidana yang serius. Penalti atas meninggalkan orang yang terluka di lokasi kejadian bermacam-macam tergantung wilayahnya dan tingkat keparahan cedera, tetapi pada umumnya seseorang diharuskan membayar denda paling banyak Rp75.000.000 dan hukuman penjara hingga 3 tahun, selain kerugian sipil. 

Pastikan ada tidaknya luka.

Hal terpenting untuk segera dilakukan setelah kecelakaan mobil adalah memastikan ada atau tidaknya luka yang dialami oleh diri kamu sendiri atau pengemudi dan penumpang lainnya. Pastikan keselamatan sendiri, lalu periksakan orang lain yang terlibat dan, jika perlu, hubungi segera ambulans.

Jika seseorang tidak sadarkan diri atau mengalami nyeri leher, memindahkan dirinya dapat menimbulkan bahaya yang serius. Biarkan dia berada di tempat sampai petugas medis tiba, kecuali meninggalkannya di tempat tersebut akan membahayakannya.

Hubungi polisi.

Bahkan untuk keadaan yang terlihat sepele, tetap merupakan ide yang bagus untuk menghubungi petugas medis. Dengan begitu, kamu akan memiliki catatan resmi kecelakaan, yang akan membantu seandainya pihak lain menuntut atau mempermasalahkan perincian kecelakaan versi Sahabat.

Pindahkan kendaraan, jika memungkinkan.

Jika Sahabat dapat mengendarai kendaraan dengan aman, pindahkan ke sisi jalan lalu keluar dari jalur yang penuh dengan kendaraan yang melintas. Ini akan menjaga kamu dalam jarak yang aman dari lalu lintas saat bertukar informasi dengan pengendara lainnya dan memudahkan polisi serta petugas ambulans menjangkau lokasi kecelakaan.

Nyalakan lampu tanda darurat dan pasang kerucut atau lampu pijar.

Khususnya di jalan raya, apa pun yang bisa dilakukan untuk memberitahukan mobil yang datang melintas bahwa terdapat kendaraan yang rusak di jalan akan meningkatkan keselamatan.

Tetaplah berada di dalam mobil dengan mengencangkan sabuk pengaman. Jangan mencoba untuk menyeberangi lalu lintas dengan tujuan menyingkir dari jalan, dan jangan berdiri di samping mobil yang terdampar di jalanan atau pada bahu jalan. Orang-orang yang keluar dari mobil lebih sering tewas atau mengalami cedera dibandingkan orang yang tetap berada di dalam mobil. Namun, jika kamu mencium bau gas, melihat bensin bocor atau bahkan api keluarlah segera dari mobil.


Ditulis oleh GEDE RAMANANDA
Terakhir diupdate: 08 Jul 2019 | 20:01 WIB
BAGIKAN