Berkendara yang aman
Libur akhir pekan

Libur Panjang di Akhir Pekan? Ikuti Tips Aman Mengemudi Jarak Jauh Berikut

30 Okt 2020 | 11:49 WIB

Momen libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, mulai dimanfaatkan oleh sebagian besar warga Jabodetabek untuk berpergian keluar kota dengan mobil pribadi.  Sebelum perjalanan, pastikan kondisi tubuh pengemudi sedang sehat, supaya dapat fokus dan konsentrasi ketika berkendara. 

Dikutip dari antaranews, Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero), Dwimawan Heru dalam siaran pers menjelaskan peningkatan terjadi pada ruas tol Jakarta-Cikampek menyambut libur panjang pekan ini. 

Libur Panjang di Akhir Pekan? Ikuti Tips Aman Mengemudi Jarak Jauh Berikut

Tercatat total kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah timur mencapai 73.201 kendaraan atau naik sekitar 51,6 persen dibandingkan arus lalu lintas normal. Untuk kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Gerbang Tol Cikampek Utama sebanyak 41.143 kendaraan atau naik 63,6 persen dibandingkan arus lalu lintas normal.

Selanjutnya tercatat ada 32.058 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama 1 yang menandakan ada peningkatan mencapai 38,5 persen dibandingkan arus lalu lintas normal. Nah, bagi Sahabat yang sedang berpergian keluar kota untuk menikmati libur akhir pekan kalian wajib selalu menjaga kesehatan dan tentunya keselamatan diri selama perjalanan ya.

Libur Panjang di Akhir Pekan? Ikuti Tips Aman Mengemudi Jarak Jauh Berikut

Instructor dari Global Defensive Driving Consultant(GDDC) Aan Gandhi, mengatakan setiap tubuh manusia memiliki batas waktu maksimal dalam mengemudi kendaraan bermotor. 

"Disarankan mengemudi itu maksimalnya 8 jam dalam sehari, itu di luar jam istirahat. Jadi setiap 2 jam pertama menyetir usahakan berhenti dulu istirahat selama 30 menit, lalu jalan lagi dua jam dan beristirahat lagi, begitu terus sampai sudah maksimal 8 jam," terang Aan seperti dilansir di Kumparan.com beberapa waktu lalu.

Libur Panjang di Akhir Pekan? Ikuti Tips Aman Mengemudi Jarak Jauh Berikut

Apabila seorang pengemudi nekat memaksakan diri mengemudi lebih dari 8 jam dalam sehari, dikhawatirkan tingkat kelelahan pada tubuhnya akan jauh meningkat dibarengi dengan tingkat konsentrasi yang menurun. Hal itu tentu sangat berbahaya, karena bisa jadi pemicu kecelakaan lalu lintas. 

Agar kamu selalu siap setelah melakukan aktivitas seharian, berikut tips agar tidak mudah kelelahan saat mengemudi jarak jauh dan Sahabat tetap berkendara yang aman dan nyaman.

Peregangan otot sebelum perjalanan

Duduk di kursi selama berjam-jam dapat menyebabkan otot-otot kamu kaku. Alangkah baiknya, ketika akan berkendara pulang dan bisa berkendara yang aman, Sahabat perlu melakukan peregangan tangan, jari, kaki, leher, punggung serta yang lain selama kurang lebih 5 menit supaya otot-otot tidak terlalu kaku ketika mengemudikan mobil, peregangan ini dapat secara efisien menyingkirkan stres serta kelelahan.

Libur Panjang di Akhir Pekan? Ikuti Tips Aman Mengemudi Jarak Jauh Berikut

Dengan pemanasan yang baik, maka akan membantu Sahabat dalam merefresh otot-otot tubuh dan menghilangkan rasa lelah setelah mengemudi dengan waktu yang cukup lama. Hindari untuk memaksakan menyetir ketika badan sudah mulai lelah agar tetap bisa berkendara yang aman.

Manfaatkan macet untuk melemaskan otot

Libur Panjang di Akhir Pekan? Ikuti Tips Aman Mengemudi Jarak Jauh Berikut

Ketika terjebak dalam macet janganlah ikut stres dalam macet, agar Sahabat bisa berkendara yang aman. Ketika macet, sahabat dapat memakai moment tersebut untuk melemaskan otot-otot yang kaku akibat konsentrasi penuh ketika mengendarai, manfaatkan macet yang terjadi untuk melemaskan bagian tubuh seperti tangan, kaki, kepala dan punggung. Jika Sahabat tengah terjerat macet yang berkelanjutan sebaiknya tahan emosi serta hibur diri Sahabat dengan beberapa lagu favorit kamu agara Sahabat tetap bisa berkendara yang aman.

Membawa air mineral/air putih

Supaya bisa berkendara yang aman, Air minum/air putih secara penting dapat menyingkirkan rasa lelah, rasa ngantuk serta stress. Minum air putih secara langsung dapat juga tingkatkan konsentrasi serta menambah kenyamanan ketika mengemudi.

Libur Panjang di Akhir Pekan? Ikuti Tips Aman Mengemudi Jarak Jauh Berikut

Meminum banyak air beresiko pada biasanya buang air kecil, walau demikian hal semacam ini tidaklah terlalu bermasalah bila dibanding dengan rasa kantuk atau stress atau lelah akibat tubuh kekurangan air. Selalu siapkan air minum di dalam mobil untuk hindari dehidrasi saat akan melakukan perjalanan jauh supaya Sahabat tetap bisa berkendara yang aman.

Tubuh kamu akan selalu memerlukan cairan walau tengah lakukan perjalanan terlebih ketika siang hari. Tidak hanya itu dengan minum air putih yang cukup dapat menyingkirkan rasa ngantuk sehingga tubuh kembali fit dan bisa berkendara yang aman. Jadi dianjurkan memperbanyak mengkonsumsi air putih.

Atur Posisi Duduk

Untuk bisa berkendara yang aman, kamu perlu mengatur posisi duduk serta memegang setir supaya tetap nyaman selama perjalanan. Langkahnya atur posisi duduk sesuai sama panjang kaki serta jangkauan tangan pada stir hingga mempermudah refleks ketika mengatur stir, menginjak gas, rem, atau kopling.

Libur Panjang di Akhir Pekan? Ikuti Tips Aman Mengemudi Jarak Jauh Berikut

Selanjutnya untuk bisa berkendara yang aman, Sahabat perlu megatur jarak tempat duduk supaya nyaman dengan posisi pedal gas, pedal rem serta kopling. Agar bisa berkendara yang aman, pastikan dulu kaki dapat mencapai pedal dengan sempurna tanpa kesusahan. Posisi sandaran tempat duduk yang nyaman yaitu tidak terlalu tegak, namun juga tidak sangat landai. Hal semacam ini dapat ditata dengan tuas/tombol sliding, reclining seat. Tempat duduk yang diperlengkapi dengan sandaran kepala (headrest), diatur ketinggiannya sebisa-bisanya sejajar dengan kepala. Pakai tambahan bantal kecil di headrest atau di belakang tulang leher supaya rasa pegal di bagian ini dapat berkurang.

Pahami posisi berkendara yang aman

Berkendara dengan jarak yang jauh akan membuat kamu lelah. Alangkah baiknya jika Sahabat pengemudi lebih dulu menyesuaikan diri agar mendapatkan posisi berkendara yang aman. Mencari pengaturan posisi duduk yang ideal susah-susah gampang loh. Tidak semua mobil memiliki posisi yang pas dan sama dengan posisi ideal kamu, dibutuhkan proses penyesuaian lagi. Dengan menemukan posisi yang nyaman saat berkendara yang aman, sudah tentu Sahabat akan mengemudikan mobil dengan benar.

Libur Panjang di Akhir Pekan? Ikuti Tips Aman Mengemudi Jarak Jauh Berikut

Seperti yang dilansir oleh Nissan.co.id, pada dasarnya tips berkendara yang aman adalah para pengemudi wajib memperoleh 3K dalam berkendara : Komunikasi, Kenyamanan dan Kontrol. Posisi duduk ketika mengemudi, jarak jangkauan tangan ke kemudi dan kaki terhadap pedal adalah kunci menentukan posisi mengemudi mobil yang benar. Lalu bagaimanakah posisi mengemudi yang baik dan benar tersebut ? Mari simak penjelasan berikut ini :

Posisi Duduk yang Nyaman

Ketika Sahabat akan pergi mengemudi dan ingin bisa berkendara yang aman, kamu dapat mengatur penyesuaian yang nyaman dimulai dari mengatur jangkauan kaki terhadap pedal. Kaki harus dapat menjangkau pedal gas atau rem secara keseluruhan. Kemudian aturlah derajat sandaran punggung dengan meletakkan salah satu tangan di arah jam 12 kemudi dengan posisi yang lurus.

Libur Panjang di Akhir Pekan? Ikuti Tips Aman Mengemudi Jarak Jauh Berikut

Jika sandaran belum merata dengan punggung, aturlah hingga sandaran merata dengan punggung kamu guna bisa berkendara yang aman. Ini adalah titik terjauh / maksimal di lingkaran kemudi yang harus dapat kita pegang, jika tidak Sahabat pasti tidak akan nyaman ketika bermanuver saat berkendara. Jika ada pengatur ketinggian kursi, jangan lupa untuk mengaturnya agar Sahabat mendapatkan pandangan visual yang maksimum ketika berkendara.

Selanjutnya untuk bisa berkendara yang aman, setelahnya kamu bisa mengatur penyesuaian pada ketinggian headrest sesuai dengan postur tinggi badan kamu, mengatur seluruh posisi kaca spion kiri kanan dan bagian dalam. Terakhir jangan lupa untuk mengenakan sabuk keselamatan sebelum berkendara yang aman.

Posisi Tangan yang Baik dan Benar

Untuk menjelaskan posisi tangan yang baik dan benar saat berkendara yang aman adalah dengan menggunakan bahasa jam. Selalu ingat, posisi tangan berkendara yang aman adalah berada pada jam 9-3 atau 10-2. Sebenarnya posisi 10-2 tidak terlalu dianjurkan namun masih bisa ditoleransi, posisi 9-3 adalah yang paling benar saat berkendara yang aman.

Libur Panjang di Akhir Pekan? Ikuti Tips Aman Mengemudi Jarak Jauh Berikut

Kenapa ? Karena ketika Sahabat memposisikan tangan di 9-3, kamu memiliki kendali penuh atas kendaraan, selain itu konsol-konsol pada kemudi dapat dengan mudah kamu gunakan sehingga Sahabat bisa berkendara dengan aman. Jangan pernah mengemudi dengan menggunakan satu tangan, kedua tangan berkumpul di dalam satu titik kemudi, menggunakan aksesoris di kemudi, dan memposisikan tangan di dalam lingkar kemudi. Hal tersebut bisa membuat posisi Sahabat tidak berkendara yang aman.

Posisi Kaki

Saat ini hampir seluruh mobil yang ada di pasaran merupakan mobil matic. Untuk menggunakan mobil matic saat berkendara yang aman, kaki kiri Sahabat diletakkan pada footrest yang sudah tersedia sehingga untuk mengoperasikan pedal gas dan rem hanya menggunakan kaki kanan saja. Posisi kaki kanan yang baik dan benar saat berkendara yang aman adalah tegak lurus di pedal rem dan sedikit miring ke arah kanan ketika menginjak pedal gas dengan tumit yang menempel dengan lantai mobil. Jangan pernah melakukan pengereman dengan kaki kiri kecuali Sahabat memang sudah terbiasa dengan itu seperti pembalap mobil pada umumnya.

Libur Panjang di Akhir Pekan? Ikuti Tips Aman Mengemudi Jarak Jauh Berikut

Memposisikan tubuh secara baik dan benar akan membantu Sahabat dalam meningkatkan kenyamanan saat berkendara yang aman. Akan lebih baik jika Sahabat mengemudi dengan nyaman di dalam mobil-mobil pilihan di Garasi.id. Mobil Pilihan Garasi.id merupakan mobil-mobil yang telah melewati tahap inspeksi mendetail di 170 titik. Selain itu, kilometer yang rendah dan kondisi mobil yang prima akan memberikan ekstra kenyamanan selama berkendara. 

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 30 Okt 2020 | 11:49 WIB
Bagikan

Kata Kunci Pencarian

tipsbelimobilbekasmobilbekasmurahjualmobilmurahjualbelimobilonlinejualbelionlinemobilonlinegarasiidotomotifberkualitasIIMS2019mobilpilhaneventjiexpokemayoranjabodetabek