waspada banjir
waspada banjir

Mobil Menerjang Banjir? Segera Lakukan Perawatan Mobil

11 Okt 2022 | 11:00 WIB

Belakangan ini hujan mulai sering mengguyur sejumlah wilayah di indonesia, akibatnya banyak beberapa daerah yang terendam banjir. Berkendara saat musim hujan seperti sekarang ini memang paling aman menggunakan mobil, namun bisa menjadi repot juga bila mobil harus menerjang banjir saat berkendara. Untuk itu, melakukan perawatan mobil setelah banjir sangatlah penting. 

Sebelum kita membahas tentang perawatan mobil setelah banjir, ada baiknya Sahabat mengetahui terlebih dahulu kerusakan mobil yang akan timbul akibat banjir sebagai berikut. 

Mobil Menerjang Banjir? Segera Lakukan Perawatan Mobil


Jenis-jenis Kerusakan Mobil Akibat Banjir

Banjir merupakan salah satu fenomena alam yang cukup merugikan banyak orang. Bagaimana tidak, air bah yang meluap menyebabkan rumah tergenang, peralatan elektronik rusak, penyebaran penyakit, hingga akses jalan yang tertutup. Akibatnya, ketika harus melewati jalan yang tertutup air banjir, bisa jadi mobil akan menghadapi beberapa risiko. 

Untuk para Sahabat Garasi pemilik mobil, memberikan perawatan khusus memang sangat penting untuk dilakukan. Terlebih lagi jika kendaraan baru saja melewati banjir pastinya banyak komponen yang terkena air bukan? Mengingat didalamnya terdiri berbagai macam komponen dimana tak mempunyai kemampuan tahan terhadap air.

Jika Sahabat tidak segera memberikan perawatan sekarang juga, maka besar kemungkinan jika potensi kerusakan jauh lebih tinggi, terutama pada bagian eksteriornya. Lantas apa sajakah potensi kerusakannya tersebut? 

 1. Adanya Komponen Yang Rusak

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, kendaraan ini terdiri dari berbagai komponen. Dan apabila baru melewati banjir, maka peluang komponen rusak jauh lebih besar. Terlebih lagi jika Sahabat melewati kawasan banjir dalam waktu cukup lama.

Besar kemungkinan sistem elektrik didalamnya juga akan terganggu sehingga akan menyebabkan permasalahan tersendiri pada kendaraan kesayangan anda. Ada baiknya segera lakukan pengecekan pada bagian wiper, lampu, AC ataupun komponen elektrik lainnya. Disisi lainnya, lampu indikator electric power steering juga perlu mendapatkan perhatian khusus juga.

2. Oli Bercampur Air

Oli yang bercampur air tentu sangat merugikan pemilik kendaraan. Keadaan ini sangat mungkin terjadi jika musim hujan tiba. Apalagi ketika mobil sering menghadapi banjir. Bisa jadi satu-dua kali air akan memiliki akses untuk masuk ke bagian penyimpanan oli.

Hal ini tentu akan membuat kinerja mesin terganggu. Puncaknya jika tidak ada pengecekan dan penggantian oli seluruhnya maka mobil bisa mogok bahkan rusak.

Tidak hanya oli yang bisa tercampur air, tetapi banyak juga bagian-bagian lain yang bisa terkena air. Keberadaan air di tempat udara, oli, atau mesin tentunya sangat mengganggu.

Karena hampir semua sambungan pada mobil menggunakan sistem elektrik. Jadi, ketika ada air di mesinnya maka hal ini bisa membuat kerusakan pada salah satu bagian atau seluruhnya.

3. Adanya Bau Tidak Sedap

Tidak hanya bisa menyebabkan kendaraan jadi terlihat kotor terutama apabila banjir juga membawa lumpur didalamnya. Tetapi akan menimbulkan bau tidak sedap juga.

Bau tidak sedap ini sendiri disebabkan air yang merendam mobil masih belum dibersihkan dengan baik ataupun masih menyisakan kotoran. Sebaiknya jika Sahabat tidak ingin salah langkah, cobalah bawa ke pusat bengkel terpercaya dan profesional saja.

Tidak hanya itu saja, bau tidak sedap besar kemungkinan akan menjalar ke bagian interiornya. Terutama jika tidak segera ditangani dengan baik. Untuk mengatasinya sendiri biasanya sangat disarankan melakukan fogging sehingga sekaligus bisa membunuh virus ataupun bakteri yang terbawa.

 

4. Menyebabkan Karat

Masih ada lagi risiko lainnya akibat kendaraan melewati mobil yakni karat pada bodi utama ataupun komponen lainnya. Ini mengingat karena didalamnya terdapat komponen dari bahan besi sehingga sangat rentan buat mengalami karat baik ketika kena banjir ataupun air hujan.

Itulah mengapa bagian dari eksteriornya benar-benar harus dilakukan pemeriksaan dengan baik sehingga bisa mencegah korosi. Perlu diingat walaupun karat terlihat sepele, tetapi apabila tidak kunjung dibersihkan, ternyata akan menjalar ke komponen-komponen lainnya bahkan dapat mengganggu kinerja mobil.

Cara dan Proses Perawatan Mobil yang Benar

Tidak bisa dipungkiri jika banjir memang seakan sudah menjadi langganan terutama apabila Sahabat tinggal di kawasan dengan intensitas hujan cukup tinggi. Adapun target utama dari genangan banjir sendiri adalah daerah yang berada di dataran rendah, pinggir sungai hingga tidak adanya resapan air baik sehingga bisa menyebabkan munculnya genangan.

Jakarta menjadi salah satu kota langganan hujan dengan intensitas cukup tinggi dan bahkan air yang turun bisa bertahan dalam waktu berjam-jam. Sehingga bisa menimbulkan genangan mulai dari rendah hingga tinggi di beberapa titik.

Sahabat pastinya sudah tahu apa sajakan resiko jika kendaraan terkena banjir tadi bukan? disinilah agar kerusakannya tidak semakin parah maka wajib memperhatikan proses perawatan mobil. Walaupun terdengar mudah, tetapi tak semua orang mengetahuinya dengan baik.

Bahkan kemungkinan besar justru menyebabkan sejumlah permasalahan lainnya yang membuat kerusakannya semakin parah. Lantas bagaimanakah cara buat memperbaikinya? Simak penjelasannya berikut:

1. Lepas Dahulu Sistem Kelistrikan atau Elektrik

Hal paling utama yang harus diperhatikan ketika mobil baru saja melewati banjir adalah lepas dahulu sistem kelistrikannya. Cobalah melepas kabel aki dimana berada didalam terminal plus. Tujuannya adalah melakukan pencegahan terhadap terjadi korsleting akibat arus pendek.

Arus pendek sendiri biasanya tidak hanya terjadi ketika kendaraan dalam kondisi menyala, tetapi dalam kondisi mati pun demikian. Ini disebabkan karena mesin akan tetap mempunyai arus walaupun dalam keadaan mati. Sehingga untuk mengantisipasinya, lepas dahulu bagian tersebut.

2. Memindahkan Mobil Ke Tempat Aman

Apabila sistem kelistrikan telah dilepaskan, maka langkah berikutnya adalah memindahkan mobil ke tempat aman alias tidak tergenang oleh banjir. Cobalah matikan mesin dahulu dan dorong kendaraan ke tempat lain. Untuk mendorongnya, Sahabat bisa langsung meminta bantuan dari teman ataupun orang-orang.

Dengan begitu maka mobil tidak akan berada di dalam genangan dalam waktu cukup lama sehingga bisa menghindari kerusakan jauh lebih parah dapat terjadi. Tidak hanya itu, cara ini juga akan memberikan kemudahan bagi Sahabat dalam melakukan proses pemeriksaan.

3. Hindari Menyalakan Mesin Dahulu

Jika kendaraan terendam banjir, terlebih lagi jika telah melewati bibir knalpot, ada baiknya jangan menyalakan mesin dahulu. Sebab pastinya terdapat sejumlah komponen yang mengalami masalah ataupun gangguan.

Itulah mengapa sebelum menghidupkan pastikan komponen terutama sistem kelistrikan sudah kering dahulu. Menyalakan mesin sebelum komponen ini benar-benar kering ternyata bisa mengakibatkan kerusakan terutama pada bagian sistem kelistrikannya.

4. Jangan Coba Menambahkan Beban Mesin 

Bagi pemilik mobil wajib tahu jika beban mesin dengan tingkat berat cukup tinggi ternyata bisa mengakibatkan Sahabat kesulitan buat menghidupkan mesinnya. Apabila setelah terkena air banjir maupun genangan.

Itulah pentingnya buat mengurangi beban mesin dengan cara mematikan beberapa fitur seperti AC, sistem hiburan hingga fitur-fitur lainnya. Dengan begitu maka akan berikan kemudahan dalam kinerja mesin, terutama untuk melakukan perbaikan.

5. Cobalah Naikkan RPM

Jika Sahabat harus melakukan perjalanan dan melewati genangan, maka jangan panik dahulu. Tetapi cobalah naikkan RPM dengan cara menginjak gas dan tempat dalam RPM 2000-3000. Namun jangan lupa selalu mengimbanginya dengan percepatan tuas transmisi.

Apabila mobil mempunyai transmisi jenis manual, maka sangat disarankan agar menggunakan rasio perpindahan pada gigi satu saja.

6. Bersihkan Bekas Banjir Segera

Cara perawatan mobil lainnya setelah terkena air banjir adalah dengan segera membersihkan bekas terlebih dahulu. Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, kendaraan yang terkena genangan ternyata berpotensi buat mengalami berbagai macam masalah termasuk adanya karat.

Perlu diingat keberadaan karat tidak boleh diremehkan begitu saja karena ternyata bisa menjalar ke komponen lainnya sehingga bisa menyebabkan kerusakan lainnya.

Sahabat, itulah permasalahan dan solusi yang bisa diberikan ketikan mobil baru saja menerjang banjir. Dan untuk melakukan perawatan mobil, tentunya Sahabat bisa mempercayainya lewat Garasi.id. Karena banyak sekali rekanan bengkel-bengkel terpercaya yang bisa dipilih, dan di bulan oktober ini Garasi.id sedang ada promo Sumpah Oktober, Sahabat bisa melakukan servis mobil, ganti oli, detailing, dan AC dengan diskon hingga 50%.

Ditulis oleh RIZKY YUNIHARTO
Terakhir diupdate: 11 Okt 2022 | 11:00 WIB
Bagikan

Kata kunci pencarian

tipstipsotomotiftipsgarasitipsototipsdantrikotomotiftipsmobilbanjir
Logo Garasi.id
Copyright © 2024 PT. Digital Otomotif Indonesia.
All Rights Reserved
Member Of 
Blibli
 Family