Mengapa Anak Tidak Boleh Duduk di Kursi Depan Mobil? Ini Alasannya

Bahaya Anak Duduk di Kursi Depan Mobil

27 Jun 2026 | 08:00 WIB

Liburan sekolah semester genap 2026 sudah tiba, banyak orang tua yang berencana membawa anak-anak untuk jalan-jalan. Tak sedikit yang memilih menggunakan mobil pribadi, baik untuk perjalanan dalam kota maupun road trip ke berbagai destinasi wisata. Namun di balik keseruan tersebut, orang tua perlu memastikan setiap anggota keluarga, terutama anak-anak, mendapatkan perlindungan maksimal selama perjalanan.


Salah satu kesalahan yang masih sering ditemui adalah membiarkan anak kecil duduk di kursi depan mobil. Padahal, posisi tersebut memiliki risiko cedera yang jauh lebih tinggi dibandingkan duduk di kursi belakang. Selain itu, keberadaan anak di jok depan juga berpotensi mengganggu konsentrasi pengemudi sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.


Agar perjalanan liburan tetap aman dan nyaman, berikut beberapa alasan mengapa anak kecil sebaiknya tidak duduk di kursi depan mobil.


Jok Depan Tidak Dirancang untuk Anak Kecil

Kursi depan mobil dirancang untuk penumpang dewasa dengan postur tubuh tertentu. Anak yang memiliki tinggi badan di bawah sekitar 110–140 cm umumnya belum memiliki posisi tubuh yang sesuai untuk menggunakan sabuk pengaman secara optimal. Akibatnya, sabuk pengaman bisa melintang di area leher atau wajah sehingga justru berisiko menyebabkan cedera serius saat terjadi benturan.


Risiko Cedera Akibat Airbag

Airbag memang dirancang untuk melindungi penumpang depan ketika terjadi tabrakan. Namun, kantung udara ini mengembang dengan kecepatan sangat tinggi dan disesuaikan dengan postur orang dewasa.


Jika anak kecil duduk di kursi depan, benturan dari airbag yang mengembang dapat mengenai kepala, leher, atau dada mereka dengan keras. Alih-alih melindungi, airbag justru bisa menyebabkan cedera serius, terutama pada balita atau anak yang masih menggunakan child seat.



Anak Belum Memahami Risiko di Dalam Kabin

Anak-anak umumnya belum memahami berbagai potensi bahaya di dalam kendaraan. Mereka bisa saja bermain dengan dashboard, membuka laci penyimpanan, atau bergerak tanpa menyadari risiko saat mobil sedang melaju. Ketika terjadi pengereman mendadak, anak yang tidak duduk dengan posisi benar berpotensi terbentur dashboard, kaca depan, atau bahkan terjatuh ke ruang kaki penumpang.


Berpotensi Mengganggu Konsentrasi Pengemudi

Anak kecil cenderung aktif dan sulit duduk diam dalam waktu lama. Saat berada di jok depan, mereka bisa secara tidak sengaja menekan tombol, menarik tuas transmisi, memegang setir, atau menghalangi pandangan pengemudi. Gangguan sekecil apapun dapat mengurangi konsentrasi pengemudi dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat melaju di jalan tol atau kondisi lalu lintas padat.


Sabuk Pengaman Tidak Bekerja Maksimal

Sabuk pengaman dirancang mengikuti ukuran tubuh orang dewasa. Jika digunakan oleh anak yang tubuhnya masih kecil, posisi sabuk seringkali tidak tepat sehingga tidak mampu menahan tubuh secara optimal ketika terjadi benturan. Bahkan, anak yang duduk di kursi depan tanpa sabuk pengaman berisiko terlempar ke depan, membentur kaca, dashboard, atau bahkan terpental keluar kendaraan saat terjadi kecelakaan.

Kapan Anak Boleh Duduk di Kursi Depan?

Para praktisi keselamatan berkendara menyarankan anak tetap duduk di kursi belakang hingga memiliki postur tubuh yang cukup untuk menggunakan sabuk pengaman dengan benar. Salah satu indikatornya adalah ketika anak sudah dapat duduk tegak dengan punggung menempel pada sandaran, lutut menekuk di ujung jok, serta telapak kaki mampu menapak lantai kendaraan.


Selama belum memenuhi kriteria tersebut, posisi paling aman tetap berada di kursi belakang dengan menggunakan child seat atau booster seat yang sesuai usia, tinggi badan, dan berat badan anak.


Dengan menempatkan anak di posisi duduk yang tepat serta menggunakan perangkat keselamatan yang sesuai, risiko cedera saat terjadi kecelakaan dapat diminimalkan. Jadi, sebelum memulai perjalanan liburan bersama keluarga, pastikan seluruh penumpang telah menggunakan sabuk pengaman dan anak-anak duduk di tempat yang paling aman.


Ditulis oleh ALVINA NURHALIZA
Terakhir diupdate: 27 Jun 2026 | 08:00 WIB
Bagikan

Kata kunci pencarian

garasiidchildseatroadtripperjalananjauhliburansekolahlibursemester
Copyright © 2026 PT. Digital Otomotif Indonesia All Rights Reserved