Mobil Berkarat
Mobil Berkarat

11 Cara Ampuh Menghilangkan Karat Pada Mobil

14 Mar 2019 | 17:14 WIB
BAGIKAN

Belakangan ini cuaca sering beubah-ubah, mulai dari panas terik hingga tiba-tiba hujan! Air hujan yang tidak langsung dikeringkan akan menimbulkan dampak buruk seperti halnya membuat beberapa bagian pada mobil jadi berkarat. Tentu saja dengan munculnya karat akan membuat mobil terlihat jelek sekali, bahkan tidak jarang karat dapat berujung pada pengeroposan.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman wikihow.com, harga perbaikan karat mobil sendiri nilainya bervariasi. Untuk mobil LCGC seperti Agya, kisarannya harganya sekitar 300 ribuan per panel, sementara semakin besar mobilnya biayanya juga semakin mahal.

Jadi? Bagaimana solusinya? Tenang.

Baca juga: Beli Mobil Bekas Jangan yang Ada Karatnya Ya Sahabat

11 Cara Ampuh Menghilangkan Karat Pada Mobil

Berikut ini 11 tips memperbaiki karat pada mobil yang bisa Sahabat lakukan sendiri.

1. Lakukan langkah-langkah pencegahan dasar

Metode ini melibatkan penggunaan sander (mesin pengampelas) dan grinder (mesin pengasah), yaitu alat-alat elektrik yang mampu menyingkirkan karat dan cat ke udara. Untuk melindungi diri dan mencegah cedera akibat partikel-partikel karat dan cat yang mengapung di udara, kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan terutama masker debu supaya partikel karat dan cat tidak masuk paru-paru.

Untuk pekerjaan berat, kenakanlah respirator alih-alih masker debu.

2. Tutupi semua bagian yang tidak ingin terkena debu

Seperti yang disebutkan sebelumnya, partikel-partikel karat dan cat akan mengapung di udara. Kalau tidak hati-hati, partikel ini dapat melekat di mobil Sahabat sehingga terlihat kotor dan sulit dibersihkan. Untuk mencegahnya, tutupi bagian mobil yang tidak dikerjakan (gunakan plester dan kertas penutup). Pakailah terpal yang direkatkan dengan selotip painter di bawah mobil untuk menentukan area kerja Sahabat dan melindungi lantai.

Tutupi mobil Sahabat dengan teliti. Jangan gunakan kertas koran karena dapat ditembus cat dan meninggalkan titik-titik noda. Pakailah kertas penutup asli, yang tidak terlalu berpori dan antitembus. Selain itu, pastikan Sahabat memplester setiap tepi kertas penutup. Jangan sekadar menempelkan sedikit plester di setiap sudut kertas. Cat mobil dapat merembes dari pinggiran yang longgar.

3. Usahakan menutupi sepanjang batas-batas panel

Secara umum, sebaiknya penutupan tidak berhenti di tengah panel untuk mencegah munculnya garis tajam yang membuat perbedaan cat lama dan baru tampak mencolok. Garis ini tidak akan hilang tanpa pengampelasan atau tambahan clear coat (cat bening). Oleh karenanya, tutupi mobil dengan baik sedari awal sampai pada batas panel di sekitar bagian berkarat dan jangan masuk lebih jauh ke dalam.

Jika Sahabat sudah berpengalaman dalam mengecat mobil, Sahabat bisa mencoba menutupi mobil hanya sampai beberapa panel sebelum bagian berkarat. Kalau Sahabat mengetahuinya, cobalah terapkan taktik pembauran cat secara bertahap supaya tidak ada perbedaan warna yang drastis antara satu panel dengan yang lain.

4. Hilangkan cat di sekitar karat menggunakan sander dual action (DA)

Sander DA memungkinkan Sahabat mengontrol kecepatan sander saat menghilangkan cat. Mulailah dari grit (kekasaran) 80 dan naikkan secara bertahap sampai 150. Gunakan sander DA dengan grit 80-150 untuk melepaskan primer dan cat mobil, serta karat-karat ringan yang belum menyatu dengan logam. Ratakan permukaan antara permukaan yang dicat dengan yang tidak dicat.

Setelah selesai, raba dengan tangan Sahabat (jangan lepaskan sarung tangan). Seharusnya, permukaan mobil sekarang terasa halus.

5. Beralihlah ke grinding wheel logam

Berikutnya, gunakan grinder logam untuk menyingkirkan endapan karat yang tebal dan lubang yang tampak. Gunakan grinding wheel secara perlahan karena alat ini dapat menimbulkan kerusakan besar pada mobil jika digunakan dengan ceroboh. Setelah selesai, berikan asam pembersih karat pada area yang dikerjakan untuk menghilangkan partikel karat miksroskopis yang masih tertinggal.

Biasanya, asam fosfat paling sesuai untuk pekerjaan ini. Sahabat bisa membelinya di toko otomotif.

Kalau mau, gunakan hole spot filler atau body filler seperti Bondo untuk meratakan penyok dan mengisi ruang yang catnya sudah hilang. Selesaikan pemberian filler dengan kertas ampelas (gunakan kertas grit 120) untuk menghaluskan permukaan logam. 

6. Siapkan bagian yang akan diberikan primer

Beli primer yang ideal untuk pengecatan logam dan cat mobil yang sesuai dengan warna mobil Sahabat. Kedua perlengkapan ini dapat dibeli di toko otomotif. Primer yang tersedia mungkin beragam. Jadi, bacalah panduan penggunaan primer atau konsultasikan dengan ahli di toko otomotif. 

Usap area dengan mineral spirit atau tiner cat.

Tempelkan kertas koran dengan selotip di semua area sekeliling sampai sejauh 1 meter.

7. Semprotkan primer dengan tipis dan merata

Semprotkan tiga lapis primer, dan tunggu beberapa menit di antara setiap lapisan supaya kering. Jangan terlalu banyak menyemprotkan primer supaya tidak mengalir dan menetes.

Untuk kebanyakan primer, biasanya Sahabat perlu menunggu semalaman (minimal 12 jam) supaya primer kering dengan baik.

8. Gosok dengan kertas ampelas basah grit 400

Kertas ini khusus dibuat untuk mengampelas antara lapisan cat supaya halus dan tidak mengkilap sehingga cat bisa menempel dengan baik. Sediakan seember air untuk membilas kertas ampelas berkali-kali supaya tidak dikotori cat. Setelah itu, cuci area yang dicat dengan air sabun ringan.

9. Semprotkan satu lapis cat dengan tipis

Semprotkan selapis tipis cat pada mobil, dan "diamkan" selama 1-2 menit sebelum menyemprotkan lapisan berikutnya sembari menjaga tidak ada cat yang mengalir atau menetes. Berikan cat di atas primer untuk memperoleh warna dan tampilan yang cantik.

Biarkan cat mengering selama 24 jam sebelum melepaskan plester di mobil. Bersabarlah. Jika cat masih terasa lengket, tunggulah kembali.

10. Gosok pinggiran cat baru sehingga membaur dengan cat lama

Jika diperlukan, berikan clear coat untuk menyamakan lapisan penutup di seluruh mobil. Terakhir, biarkan cat mengeras selama 48 jam.

11. Cuci dan poles mobil Sahabat

Sekarang, mobil Sahabat sudah bebas karat dan siap dikendarai.

Untuk berjaga-jaga, jangan pernah melilinkan mobil selama 30 hari setelah dicat. Gerakan menggosok akan mengikis cat baru mobil Sahabat.

Nah, bookmark artikel ini ya Sahabat Garasi karena ini informasi yang perlu diketahui oleh semua pemilik mobil baru maupun mobil bekas. Cara menghilangkan karat mobil diatas bisa kamu lakukan di manapun dan dengan biaya yang relatif tidak terlalu mahal. Selamat mencoba Sahabat.

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh GARASI.ID
Terakhir diupdate: 14 Mar 2019 | 17:14 WIB
BAGIKAN