Tutup Radiator
Bahaya Buka Tutup Radiator Saat Masih Panas

Bahaya! Jangan Buka Tutup Radiator Saat Panas

06 Mar 2019 | 18:58 WIB
BAGIKAN

Tiap Sahabat Garasi pasti senang yang namanya berpergian jauh dengan kendaraan pribadi. Apalagi jelang akhir pekan seperti sekarang, pasti Sahabat sudah punya banyak rencana untuk pergi liburan bersama teman atau keluarga. Namun, Ada satu kebiasaan salah yang kerap terjadi sewaktu berkendara jarak jauh, yaitu membuka penutup radiator ketika mesin sedang panas. Alhasil, penutup itu bisa mental, kemudian cairan radiator yang panas ikut menyembur sampai berpotensi melukai.

Terdengar sepele, namun sangat penting diperhatikan. Itulah yang berlaku pada saat melakukan buka-tutup radiator. Jika itu sering dilakukan, bukan hanya luka tetapi juga dapat merusak per dan katup yang ada di dalam tutup radiator tersebut.

Menurut tips yang dikeluarkan oleh Toyota Astra, disarankan untuk tidak sering membuka tutup radiator karena dapat meningkatkan resiko rusak pada tutupnya.

Bahaya! Jangan Buka Tutup Radiator Saat Panas

Sementara itu, akibat buruk dari rusaknya tutup radiator adalah overheating, yaitu suhu panas mesin berada di atas normal. Efeknya bisa langsung ke mesin, yang mana mesin mobil Sahabat akan terdengar aneh, kurang bertenaga, boros bahan bakar, bahkan mogok di tengah jalan.

Katup pada radiator ada dua, yakni katup tekan dan katup vakum. Kedua katup inilah yang secara bergantian mengeluarkan dan mengisap sehingga air berputar dari tangki reservoir (tangki cadangan) ke radiator.

Nah, kedua katup pada tutup radiator inilah yang kemungkinan besar mengalami kerusakan apabila tutup radiator sering dibuka. Karena kerusakan itu, sirkulasi air kemudian menjadi tidak bagus. Yang lebih buruk lagi, lama kelamaan volume air radiator semakin berkurang karena tumpah keluar melalui tangki reservoir. Kekurangan jumlah air inilah yang kemudian memicu terjadinya overheating.

Baca juga: Cek Radiator Itu Hukumnya 'Wajib'

Kondisi overheat pada mobil terjadi saat temperatur mesin melebihi batas yang bisa ditoleransi. Ada banyak faktor penyebabnya, misalnya berkendara terlalu lama atau sistem pendinginan mobil yang sudah rusak.

Saat jarum di indikator suhu sudah mendekati merah, memang sangat disarankan mobil berhenti buat pendinginan. Namun, buat penanganan, jangan sampai membuka penutup radiator ya Sahabat Garasi, sebab tidak ada gunanya.

Saat kondisi mesin panas, tekanan di dalam radiator sedang tinggi. Bila penutup dibuka, maka tekanan itu mendorong cairan keluar dengan cepat dan sangat berpeluang membahayakan kamu. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, Sahabat bisa melakukan ini.

Cara Membuka Tutup Radiator Saat Mesin Panas

Perlu berhati-hati jika dengan terpaksa harus membuka tutup radiator ketika mesin panas atau pun overheat karena tekanan tinggi didalam radiator akibat panas.

Cara membuka tutup radiator saat mesin panas atau overheat prinsipnya sama dengan saat mesin dingin tetapi kita perlu menggunakan kain tebal dan cukup lebar utuk menghindari air panas menyembur dari radiator.

1. Taruh kain lap basah yang tebal dan lebar diatas tutup radiator

2. Pastikan tangan dengan posisi aman dan enak bisa memutar tutup radiator dan menahan ketika tekanan air radiator mulai keluar

3. Putar tutup radiator berlawanan arah jarum jam sedikit demi sedikit atau putar kurang dari 45 derajat.

4. Dengarkan suara mendesis dari tutup radiator, kalau terdengar suara mendesis, pastikan tahan dengan kuat pada posisi tersebut hinga suara mendesis hilang.

5. Jika suara mendesis sudah hilang, putar lagi tutup radiator pelan-pelan hinga dengan mudah tutup radiator terlepas.

Perlu dicatat ya Sahabat, jangan pernah menambahkan air radiator saat mesin masih panas akibat habis air radiator, uap panas akan menyembur keluar begitu air dingin dimasukan ke radiator yang dalam kondisi mesin overheat. Lebih baik tunggu mesin dingin, jadi kamu cukup menepi dan matikan mesin untuk pendinginan ya Sahabat Garasi.

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh GARASI.ID
Terakhir diupdate: 06 Mar 2019 | 18:58 WIB
BAGIKAN