Pilih ban
Pilih Ban Yang Baik

Begini Cara Memilih Ban yang Tepat Dan Benar

16 Feb 2019 | 21:43 WIB

Ban merupakan salah satu bagian penting dalam kendaraan. Ban dapat mengantisipasi terjadinya kecelakaan karena langsung berhubungan dengan permukaan jalan. Ban memiliki konstruksi yang kompleks, meskipun Sahabat hanya melihat bentuk ban secara sederhana dari bagian luar. Komponen ban antara lain carcass atau cassing, tread,sidewall, breaker, belt dan bead. Tiap bagian memiliki fungsi sendiri-sendiri, walau begitu bagian-bagian ini saling berhubungan. Bagian-bagian dalam mobil telah didesain sedemikian rupa oleh manufaktur atau produsen sehingga dapat memaksimalkan kinerja mobil Sahabat. 

Fungsi ban dapat dikatakan sangat penting. Ban berfungsi untuk menahan beban, menahan guncangan, meneruskan tenaga dari mesin dan melanjutkan fungsi kemudi. Tekanan angin adalah hal yang paling berpengaruh pada beban yang ditahan oleh ban. Tekanan angin di dalam ban digunakan untuk menopang berat kendaraan dan berat muatan yang dibawa kendaraan. Tekanan angin dan tipe ban sangat berpengaruh untuk meredam guncangan awal sebelum diredam lagi oleh suspensi. Ban juga berfungsi untuk meneruskan gaya gerak dan pengereman ke permukaan jalan. Ban sangat penting dalam hal mengontrol arah kendaraan. Kemampuan dalam mengontrol arah akan menentukan kemampuan bermanuver dan kestabilan dalam berkendara.

Begini Cara Memilih Ban yang Tepat Dan Benar

Memilih ban bukan hal yang mudah, karena Sahabat perlu cermat. Ban sangat berhubungan dengan kenyamanan dan keamanan dalam berkendara, maka Sahabat tidak bisa sembarangan dalam memilih ban. Sahabat bukan hanya membutuhkan kejelian, Sahabat juga perlu memahami kode yang tertera untuk dapat mengetahui ban yang tepat untuk kendaraanmu. Seringkali orang bingung untuk memilih karena kurangnya pengetahuan mengenai ban. 

Baca juga: Cek Ban Itu Tidak Cukup di Tendang

Melansir dari laman Camargus.com, Berikut ini ada beberapa tips untuk memilih ban dengan tepat yaitu :

1. Pilih Ban Berdasarkan Kebutuhan

Hal pertama yang harus Sahabat perhatikan adalah kebutuhan ban mobilmu. Kebutuhan yang berbeda akan berpengaruh pada pemilihan ban. Tentukan kebutuhan mobilmu, mobil yang digunakan sehari-hari tentu memiliki ban yang berbeda dengan mobil yang akan digunakan untuk berkompetisi.

Jika Sahabat memerlukan ban untuk mobil yang digunakan sehari-hari namun Sahabat membeli ban yang biasa diperuntukkan ajang balapan karena alasan bagus atau keren, maka ban barumu tidak akan difungsikan secara optimal. Pengeluaranmu juga menjadi lebih besar dari yang seharusnya. Memperhatikan kebutuhan berdasarkan penggunaan mobil sangat penting disamping memilih ban yang bagus. Memilih ban yang bagus tanpa memperhatikan kebutuhan atau fungsi mobil tentu akan sia-sia.

2. Perhatikan Tipe Ban Mobil

Sahabat selanjutnya perlu memperhatikan tipe ban mobil. Ban dapat menghasilkan kinerja yang optimal jika mobil menggunakan ban yang direkomendasikan oleh manufaktur. Manufaktur telah melakukan berbagai perhitungan sebelum memberi rekomendasi. Tipe ban biasanya dapat Sahabat lihat di plakat yang berada di pintu atau laci mobil. Sahabat  juga bisa melihat keterangan mengenai tipe ban di belakang tutup tangki bahan bakar atau tertera pada petunjuk penggunaan. 

Perhatikan huruf paling depan dari kode yang tertera. Huruf ‘P’ atau Passanger menujukkan bahwa ban didesain untuk mobil penumpang. Huruf ‘LT’ atau Light Truck menunjukkan bahwa ban didesain untuk truk yang beratnya sedang. Huruf ‘ST’ atau Special Trailer memberikan keterangan bahwa ban diperuntukkan untuk mobil trailer. Huruf‘T’ atau temporary berarti mobil ditujukan sebagai ban cadangan. Huruf ‘R’ berarti ban merupakan jenis ban radial.

Perlu Sahabat tahu bahwa di pasaran terdapat dua jenis ban yaitu ban jenis radial atau ban bukan radial atau bias. Ban bukan radial merupakan ban biasa. Ban tipe radial mampu meredam guncangan lebih baik daripada ban tipe bias. Jika Sahabat melihatnya sepintas, tidak ada perbedaan kedua jenis ban ini. Hal yang membedakan ban ini hanya pada konstruksinya.

3. Perhatikan Ukuran Ban

Jika pada tipe ban Sahabat harus memperhatikan huruf yang paling depan, kali ini Sahabat harus melihat angka di belakang huruf ‘R’. Angka di belakang huruf ‘R’ menunjukkan ukuran velg mobil Sahabat. Memilih ukuran ban harus hati-hati. Memilih ukuran yang terlalu kecil atau terlalu besar sangat tidak dianjurkan. Jika lebih kecil atau lebih besar dari velg maka ban tidak akan bisa terpasang, maka memilih ukuran ban haruslah tepat.

4. Perhatikan Lebar Ban

Lebar ban dapat mempengaruhi daya cengkram dan juga akselerasi pada mobil. Semakin lebar ban maka daya cengkramnya makin kuat begitu juga sebaliknya jika ban makin sempit maka daya cengkramnya makin lemah. Ban yang lebar juga mempengaruhi kemampuan akselerasi mobil Sahabat.

5. Perhatikan Ketebalan Ban

Sahabat perlu memperhatikan ketebalan ban atau profil banmu. Jangan memilih hanya karena akan terlihat keren. Ban tipis (40 atau 50) biasanya terlihat lebih keren tapi memiliki beberapa kelemahan. Ban tipis sangat buruk jika digunakan untuk melewati jalan yang jelek. Ban tipis juga dapat membuat velg cepat rusak. Manufaktur atau produsen mobil umumnya memasang ban dengan profil tebal untuk menghindari berbagai risiko yang dapat ditimbulkan ban profil tipis.

6. Perhatikan Kode Kecepatan

Ban juga memiliki keterbatasan seperti mesin pada umumnya. Sahabat bisa melihat kode kecepatan pada huruf terakhir dari kode. mobil berspesifikasi balap sangat perlu untuk memerhatikan kode kecepatan. Kode kecepatan juga dapat dilihat pada huruf yang tercetak di dinding ban. Jika Sahabat suka memacu mobilmu dengan kencang atau hingga kecepatan maksimal, Sahabat harus memastikan bahwa ban dapat bertahan. 

Dalam hal ini ban dapat bertahan pada panas yang diakibatkan oleh rotasi ban yang berputar dengan kencang. Sahabat bisa perhatikan contoh kode P195/55/R15 84V. Pada kode ini terdapat huruf V pada bagian paling belakang. Huruf V menunjukkan kecepatan maksimal yang mampu diatasi oleh ban. Jika diterjemahkan kecepatan maksimal mencapai 240 kph.

Jika Sahabat telah memilih ban yang tepat untuk mobilmu, selanjutnya jangan lupa untuk merawatnya agar awet. Beberapa hal yang perlu Sahabat lakukan dalam perawatan ban mobil meliputi tekanan ban, rotasi dan spooring ban secara rutin, bersihkan kerikil yang menempel pada sela-sela ban, saat berkendara hindari lubang dijalanan, ketika mobil menganggur dan tidak digunakan Sahabat harus tetap melindungi ban. 

Periksa tekanan ban secara rutin. Sahabat bisa memeriksa tekanan ban antara 3 minggu hingga 1 bulan sekali. Sangat baik mengisi angin pada ban dipagi hari, karena udara masih dingin sehingga dalam ban tidak memuai. Nitrogen juga memiliki kualitas yang lebih baik untuk ban mobil jika dibandingkan pompa angin biasa. Rotasi dan spooring ban dapat membuat ban menjadi tahan lama. 

Sahabat bisa melakukan spooring di rumah dengan menggunakan benang dan meteran. Rotasi ban dapat berfungsi untuk menghindari tekanan ban yang tidak sebanding. Tekanan ban yang tidak sebanding dapat menyebabkan aus pada ban dalam waktu yang berbeda. Sahabat perlu secara rutin membersihkan kerikil yang menempel di sela-sela ban. Kerikil yang tidak dibersihkan dapat menimbulkan gesekan dengan permukaan jalan akibatnya keausan ban tidak dapat dihindari. Kerikil yang tajam bahkan bisa membuat ban menjadi kempes dan kurang angin. Sahabat bisa melakukan pembersihan ini satu minggu sekali. 

Sahabat perlu menghindari lubang dijalan saat berkendara untuk mengurangi resiko aus pada ban. Melewati jalan yang berlubang juga dapat mengakibatkan oli pada shockbreaker menjadi boros akibatnya ban mobil tidak balance.

Nah, itulah beberapa tips dalam memilih ban mobil. Sekarang Sahabat bisa memilih ban secara tepat untuk mobilmu.

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh RIZKY YUNIHARTO
Terakhir diupdate: 11 Mei 2020 | 14:50 WIB
Bagikan

Kata kunci pencarian

tipsmemilihbanmobilbaikbenaramantebalkebutuhanukrantipiskegunaangarasiidtokogarasiidotomotif
Logo Garasi.id
Copyright © 2024 PT. Digital Otomotif Indonesia.
All Rights Reserved
Member Of 
Blibli
 Family