Mini Klasik
Restorasi Mesin Mini Klasik

Restorasi Mini Klasik Dengan Mesin 1500CC

28 Agt 2019 | 19:01 WIB

Mini merupakan mobil klasik yang punya penggemar tersendiri di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Memiliki Mini Cooper merupakan impian tersendiri bagi sebagian pecinta hobi otomotif, termasuk Herman Yusuf. 

Pada 2012, Herman berkesempatan memiliki mobil idamannya saat ada seseorang rekannya yang menjual Mini miliknya. Dengan modal sekitar Rp 100 juta, Herman pun memboyong mobil tersebut. 

Restorasi Mini Klasik Dengan Mesin 1500CC

Sayangnya saat pertama kali dibeli, mobil Austin Mini lansiran 1966 itu tidak bisa dioperasikan. Herman harus membawa mobil tersebut dengan truk. Sesampainya di rumahnya, Herman mulai menyusun rencana untuk mereparasi ulang mobil Mini-nya itu.

Pada awalnya, Herman sebenarnya ingin tetap mempertahankan mesin mobil tersebut. Namun belakangan ia baru mengetahui bahwa mesin 850cc dari mobil tersebut tidak cukup kuat untuk dipasangi alat pengatur suhu atau air conditioner (AC). Mobil asli Mini lawas sendiri belum dilengkapi AC. 

Setelah menggali berbagai info, Herman akhirnya memutuskan ingin membeli mesin kreasi superfastmini.com. Superfastmini.com adalah produsen mesin modifikasi untuk Mini yang memanfaatkan mesin dari pabrikan Jepang. 

Superfastmini.com berbasis di Amerika Serikat. Sehingga bagi pemilik Mini yang ingin mengganti mesin mobilnya dengan mesin kreasi superfastmini.com harus mengimpor langsung dari Amerika Serikat, contohnya Herman.

Baca juga: Sejarah 'Si Mini' Milik Mr.Bean Di Indonesia

Mesin kreasi superfastmini.com yang dibeli Herman menggunakan mesin 1500cc milik Honda Jazz. Menurut Herman, mesin kreasi superfastmini.com sudah dilengkapi frame. Sehingga pembeli bisa tinggal memasang mesin tersebut ke ruang mesin. 

Restorasi Mini Klasik Dengan Mesin 1500CC

Herman menyebut pergantian mesin tidak perlu sampai mengubah bentuk body. Sehingga bentuk body asli Mini tetap bisa dipertahankan. 

"Jadi tinggal plug and play aja. Mesin Jazz ditaruh ke atas frame yang dibuat di Amerika. Jadi ketika dikirim ke sini tinggal kita sendiri yang meletakannya ke body," kata Herman, seperti melansir dari Kompas.com.beebrapa waktu lalu.

Herman menyebut biaya untuk membeli dan mendatangkan mesin tersebut ke Indonesia sekitar Rp 150 juta. Dengan memanfaatkan mesin tersebut, maka kini Mini milik Herman bisa dipasangi AC. Selain tentunya punya mesin yang lebih bertenaga layaknya mobil modern. 

Menurut Herman, mesin asli dari Mini sebenarnya juga bertenaga. Namun salah satu masalah yang kerap terjadi pada mobil tua adalah bermasalahnya mesin. Dengan digantinya mesin tersebut, Herman meyakini potensi mesin bermasalah bisa dihindari. 

"Supaya rasanya seperti mobil biasa. Enggak repot, enggak mogok-mogok, enggak panas. Bisa ke Bandung atau Puncak setiap saat," ujar Herman.

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh RIZKY YUNIHARTO
Terakhir diupdate: 11 Mei 2020 | 14:10 WIB
Bagikan

Kata kunci pencarian

mobilbarubekasjualbeliminiklasiktuamesinhonda850cc1500ccjakartatanggerangdepokbekasi
Logo Garasi.id
Copyright © 2024 PT. Digital Otomotif Indonesia.
All Rights Reserved
Member Of 
Blibli
 Family