BBM
Mitor Bensin Campur RON Rendah dan RON Tinggi

Harga BBM 2020 Turun! Stop Gonta-Ganti Oktan Bensin

05 Jan 2020 | 16:47 WIB

Mulai hari ini, PT Pertamina (Persero) menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) alias menyesuaikan harga jual BBM Umum jenis bensin dan solar Pertamax series dan Dex series di awal 2020.

Penyesuaian harga tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM 187K/10/MEM/2019 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan.

Harga BBM 2020 Turun! Stop Gonta-Ganti Oktan Bensin

Untuk wilayah DKI Jakarta, harga terbaru BBM per literdi tahun 2020 adalah sebagai berikut:

  • Harga Pertamax turun dari sebelumnya Rp. 9.850 menjadi Rp. 9.200
  • Harga Pertamax Turbo turun dari sebelumnya Rp. 11.200 menjadi Rp. 9.900
  • Harga Pertamina Dex turun dari Rp. 11.700 menjadi Rp. 10.200
  • Harga Dexlite turun dari Rp. 10.200 menjadi Rp. 9.500

Hayo siapa dari Sahabat Garasi yang pernah atau mungkin tidak sengaja mengisi BBM dengan mencampur RON 88 dengan RON yang lebih tinggi. Mengenai hal tersebut, ada pro dan kontra dalam penggunaan bensin campuran Premium (RON 88) dengan RON yang lebih tinggi (Pertalite dan Pertamax). Ada yang bilang mendapat efisiensi tapi tetap dapat khasiat Pertamax. Tak sedikit yang bilang, ada risiko dan efek sampingnya. Jadi mana yang benar?

Harga BBM 2020 Turun! Stop Gonta-Ganti Oktan Bensin

Disampaikan oleh Indra Pratama,Commercial Retail Fuel Marketing Pertamina di acara Mitos & Fakta Seputar BBM & Pelumas di Bogor, melansir dari oto.com minggu lalu. Hal tersebut boleh dilakukan. Menurutnya, mencampur Premium dengan Pertamax sah-sah saja. Tapi tidak bermanfaat.

"Pertama secara teknis mencampur BBM dalam satu tangki itu dapat dilakukan. Premium dan Pertamax atau Pertamax Turbo itu akan bercampur baik, karena secara kimia memiliki properti yang sama," ungkap Indra. Lebih lanjut dijelaskan karena propertinya sama, Premium dan bensin lainnya yang punya RON lebih tinggi bisa bersatu dan menjadi bahan bakar tanpa masalah. Sayangnya, tak ada faedahnya. Malah kalau tujuannya mengoplos agar bisa lebih murah dan tetap mendapat keunggulan Pertamax itu yang salah.

Harga BBM 2020 Turun! Stop Gonta-Ganti Oktan Bensin

Makanya Indra tidak menganjurkan meski tidak ada masalah. "Jelas tidak (dianjurkan), karena itu masing-masing segmen punya keunggulan. Karena punya karakteristik seperti kandungan sulfurnya berbeda, muatannya juga beda. Seperti Pertamax itu punya aditif yang tidak ada di Premium," jelas Indra.

Logikanya, dijelaskan Indra, kalau mencampur Premium dengan Pertamax malah menurunkan grade atau performa unggulan dari Pertamax itu sendiri. Selain itu, secara biaya juga jadi tidak ekonomis. Karena Anda membayar lebih mahal untuk campuran Pertamax tapi cuma dapat performa Premium. "Kalau mau menggunakan BBM dengan kualitas lebih baik, maka gunakan sepenuhnya. Supaya kita mendapatkan performa sepenuhnya juga."

Jadi kepercayaan mencampur Premium dengan bensin RON lebih tinggi bakal effisien dan dapat performanya sudah jelas salah. Maksudnya, ingin untung malah buntung. Sebaliknya, seperti yang sudah dianjurkan, gunakan RON yang sesuai dan tidak mencampur dengan bensin lain. 

Nah Sahabat Garasi, sekarang sudah paham kan soal mitos mencampur BBM untuk keuntungan kantong dan kendaraan Sahabat.

Foto : Internet

Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 11 Mei 2020 | 08:14 WIB
Bagikan

Kata Kunci Pencarian

mobilbarubekasjualbeliBBMRON88RON92RON94PremiumPertalitepertamaxotomotiftips