Lebih baik mengisi bensin terlebih dahulu sebelum berpergian agar tidak repot nantinya
Sahabat dapat melihat konumsi bahan bakar mobil pada MID atau Multi Information Display

Indikator Bensin Menyala, Jangan Panik

22 Jun 2019 | 18:07 WIB
BAGIKAN

Kamu tentunya pernah melihat panel bensin di dashboard mengarah pada tanda ‘E’ atau menyisakan hanya 1 bar saja. Jangan panik Sahabat, apalagi jika kamu sedang berada di dalam sebuah kemacetan panjang atau sedang berada di kawasan yang jauh dari SPBU.

Ketika lampu indikator bahan bakar mobil kamu berkedip atau menyala merah sebenarnya bukan berarti bahan bakar pada tangki habis loh. Biasanya, tangki mobil masih memiliki cadangan sekitar 4-7 liter bahan bakar ketika indikator menyala merah. Sahabat masih memiliki waktu untuk mengisi bahan bakar dengan sisa 4-7 liter tersebut. Perlu Sahabat ketahui juga, semakin besar mesin kendaraan kamu, maka semakin besar pula sisa bahan bakar yang ada, begitu juga sebaliknya.


Baca juga: Indikator bensin nyala bukan berarti kosong, ini yang harus dilakukan


Cara paling mudah untuk memantau masih berapa jauh lagi bahan bakar mobil kamu akan habis adalah melalui data MID (Multi Information Display) pada odometer mobil kamu. Pada data MID biasanya kamu bisa mengecek total jarak tempuh mobil, trip A, trip B, rata-rata konsumsi bahan bakar dan jarak maksimal yang dapat ditempuh mobil kamu bukan.

Di dalam data MID biasanya terdapat mode untuk melihat berapa jarak maksimal yang dapat ditempuh oleh kendaraan, jadi kamu dapat mengetahui sejauh mana mobil Sahabat dapat berjalan hingga kehabisan bahan bakar. Tetapi tidak semua mobil memiliki mode MID untuk mengukur jarak maksimal yang dapat ditempuh, beberapa mobil hanya bisa menampilkan informasi rata-rata konsumsi bahan bakar bensin. Jika di data MID tertulis angka 13,1 km/l berarti mobil kamu masih hanya membutuhkan 1 liter bensin untuk menempuh jarak kurang lebih 13,1 km, namun akan berkurang atau bertambah sesuai dengan kondisi jalan. 

Tentunya Sahabat akan bertanya-tanya, bagaimana jika indikator pengukur jarak yang dapat ditempuh oleh mobil pada MID menunjukkan angka 0 km? Apakah mesin langsung mati saat itu juga? Ternyata hal tersebut tidak langsung membuat mobil mati. Mobil Sahabat masih bisa berjalan beberapa kilometer hingga mobil benar-benar mati.

Akan tetapi, perlu kamu garis bawahi bahwa kecepatan mobil mempengaruhi pula pada konsumsi bahan bakar. Faktor kepadatan lalu lintas dan cara kamu berkendara juga menjadi faktor bensin mobil Sahabat cepat habis.

Untuk itu, sebisa mungkin lakukan efisiensi bahan bakar sampai kamu menemukan SPBU untuk mengisi.


Ditulis oleh GEDE RAMANANDA
Terakhir diupdate: 22 Jun 2019 | 18:08 WIB
BAGIKAN