Pelek OEM merupakan pelek yang dikeluarkan secara resmi oleh produsen mobil
Pelek replika memiliki kualitas di bawah pelek OEM dan aftermarket walaupun harganya berbeda jauh

Pelek OEM atau Aftermarket, Mana yang Terbaik ?

06 Agt 2019 | 21:00 WIB
BAGIKAN

Setelah sebelumnya dijelaskan bahan atau material apa yang digunakan untuk membuat sebuah pelek, kali ini Garasi.id akan membahas kelebihan dan kekurangan pelek original, aftermarket atau replika. 


Baca juga: Selain desain, bahan dasar pelek harus jadi aspek yang perlu diperhatikan


Sahabat sudah tahu kan bahwa pelek itu merupakan komponen yang sangat penting dan jika salah memilih bisa berakibat fatal terhadap performa kendaraan. Memodifikasi pelek dengan menggantinya merupakan pilihan selera masing-masing orang. Namun banyak orang yang memaksakan untuk melakukan perubahan pada pelek untung mengejar keindahan mobilnya tanpa memikirkan efek buruk yang ditimbulkan. 

Pelek OEM atau Aftermarket, Mana yang Terbaik ?

Saat ini, banyak tempat yang menawarkan berbagai macam jenis pelek. Mulai dari pelek OEM (Original Equipment Manufactured), aftermarket, dan replika bisa Sahabat dapatkan secara mudah. Namun, diantara pelek-pelek tersebut, pelek manakah yang memiliki kualitas baik dan aman untuk diaplikasikan ke mobil kamu? Mari simak penjelasan di bawah ini. 

OEM (Original Equipment Manufactured)

Pelek OEM biasa dikenal sebagai pelek yang secara resmi disetujui oleh produsen mobil. Kelebihan pelek OEM bisa dilihat dari kekuatan pelek dan kualitasnya yang terjamin. Walaupun memiliki bobot yang berat, namun untuk beberapa merek produsen mobil Jerman seperti BMW memiliki bobot yang ringan dan desain yang stylish ketimbang pelek OEM pabrikan lainnya.

Pelek OEM atau Aftermarket, Mana yang Terbaik ?

Aftermarket

Sahabat sudah tentu mengetahui produk aftermarket adalah produk yang dikeluarkan oleh bukan pabrikan resmi. Dari segi desain, pelek aftermarket menyuguhkan varian yang lebih banyak ketimbang pelek OEM. Ada banyak sekali produsen produsen pelek aftermarket di dunia, seperti BBS, Works, Enkei, dan SSR. Walaupun produsen pelek tersebut tidak berkolaborasi dengan pabrikan resmi, harga pelek yang mereka tawarkan cukup tinggi sebanding dengan kualitasnya. 

Pelek OEM atau Aftermarket, Mana yang Terbaik ?

Replika

Pelek replika atau pelek tiruan merupakan pelek yang hanya sekedar meniru desain pelek merk ternama atau benar-benar menyamakan dari segi bentuk dan desainnya. Untuk ketahanan sendiri, pelek replika bisa terbilang rawan dalam segi ketahanannya, tergantung produsen pembuatnya. Dilihat dari segi harga, pelek replika sangat ramah di kantong alias murah. Namun tidak semua pelek replika jelek lho Sahabat, ada juga produsen pelek replika yang memiliki kualitas yang baik.

Pelek OEM atau Aftermarket, Mana yang Terbaik ?


Nah jika dilihat dari tiga jenis pelek diatas, tentunya pelek berjenis OEM dan aftermarket merupakan pilihan pelek terbaik. Tidak hanya dari segi material pembuatnya saja, segi kualitas dan variasi pelek dinilai lebih worth it ketimbang pelek replika. 

Namun, tidak semua orang mampu untuk membeli pelek OEM atau aftermarket yang notabenenya sangat mahal. Bukan tidak mampu, kembali lagi pada selera masing-masing, apakah dengan mengganti pelek mobil akan mengalami peningkatan dari segi desain atau performa atau justru sebaliknya. Masing-masing orang pasti memiliki alasannya sendiri.

Foto : Garasi.id


Ditulis oleh GEDE RAMANANDA
Terakhir diupdate: 06 Agt 2019 | 21:00 WIB
BAGIKAN