Posisi BErkendara
Posisi Duduk Saat Berkendara

Posisi Duduk Menentukan Keselamatan Saat Kecelakaan

17 Apr 2018 | 16:00 WIB
BAGIKAN

Tak banyak yang memperhatikan posisi duduknya saat berkendara. Asal nyaman, maka akan duduk begitu saja dalam kendaraan.

Tapi tau tidak Sahabat, nyatanya  posisi duduk juga menjadi penentu selamat atau tidaknya kamu saat mengalami kecelakaan. Sony Susmana, Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI) mengatakan pentingnya posisi duduk yang harus diperhatikan penumpang.

Posisi Duduk Menentukan Keselamatan Saat Kecelakaan

"Ini yang paling penting. Posisi duduk salah satu yang menentukan (pengemudi dan penumpang) selamat atau tidak. Pengemudi juga harus menyakinkan penumpang agar aman sampai tujuan. Kalau jadi penumpang, lihat pengemudinya 5-10 menit ke depan, kalau dia bawanya tidak safety lebih baik kalian turun," ujar Sony, melansir laman Liputan6.com.

Menurutnya, dalam mengatur posisi duduk harus memastikan punggung pengemudi menempel benar dengan jok.

"Bagian punggung harus nempel nggak boleh maju. Karena dengan menempel Sahabat akan lebih sensitif dengan gerakan kendaraan," lanjutnya.

Selain itu, pengemudi juga harus mengatur jarak setir dengan dada. Hal ini untuk mengantisipasi bisa terjadi hal yang tidak terduga saat kendaraan melaju.

"Posisi tangan harus ada di arah jarum jam 9 jam 3, jaraknya sekitar 35-40 cm, tujuannya adalah saat tangan berputar memutar setir dia mendapat moment. Jadi salah kalau kita menyetir melepas satu tangan karena saat selip atau ban pecah pasti akan sulit mengontrolnya," sambungnya.

Setelah mengatur letak tangan, jarak duduk dengan setir, jangan lupa juga untuk menyetel kaca spion kanan.

"Lihat spionnya. Nanti kalau tidak disetel nggak bisa lihat objek di belakang. Ini harus benar dulu, ini salah satu yang menentukan kalian selamat atau tidak. Dan menyetir apapun kondisinya harus dalam keadaan rileks," tandasnya.

Ditulis oleh GARASI.ID
Terakhir diupdate: 17 Apr 2018 | 16:00 WIB
BAGIKAN