Tips Berkendara
Reflek Harus Gunakan Logika

Saat Berkendara Wajib Gunakan Logika Ketika Reflek

06 Des 2018 | 17:00 WIB
BAGIKAN

Mengendarai kendaraan memang dibutuhkan konsentrasi tingkat tinggi, hal ini diperuntukkan agar Sahabat Garasi semuanya selamat sampai tujuan. Terlebih saat konsentrasi di jalanan sudah terjaga, otomatis panik atau reflek melakukan pengereman tidak akan terjadi.

Akan tetapi disaat Sahabat Garasi bertemu situasi yang memaksa melakukan pengereman mendadak, dan reflek kaki terjadi. Pastikan untuk tetap menggunakan logika agar tidak terjadi kecelakaan yang dapat membahayakan pengendara lain.

Saat Berkendara Wajib Gunakan Logika Ketika Reflek

Baca juga: Ini 5 Tips Aman Berkendara di Musim Hujan

Di situlah mental yang kuat pengendara harus diperkuat, artinya disaat reflek menginjak pedal rem pastikan gunakan logika, dan pastinya sudah dipikirkan hasil tindakan yang kita ambil.

Disaat Sahabat Garasi berkendara menggunakan feeling, keselamatan di jalanan itu hanya memiliki kesempatan selamat 50 banding 50 antara gagal atau sukses saat mengambil tindakan.

Namun disaat kita mengambil tindakan dengan logika dan pikiran yang sehat. Disaat kita berpikir berkendara itu tidak mungkin ya jangan pernah mengambil tindakan tersebut. Karena bisa membahayakan Sahabat Garasi.

Misalnya disaat Sahabat Garasi ingin mendahului kendaraan yang ada di depan, disituasi seperti itu feeling kita mengatakan kita bisa mendahuluinya. Namun disini logika berpikir sangat dibutuhkan, seperti melihat kendaraan yang ada di belakang, seberapa cepat kecepatan yang kita butuhkan, melihat kembali di depan ada kendaraan lain atau tidak.

Disaat semuanya memungkinkan, barulah Sahabat Garasi bisa mengambil keputusan untuk mengambil langkah tersebut.
Foto : Garasi.id

Ditulis oleh GARASI.ID
Terakhir diupdate: 06 Des 2018 | 17:00 WIB
BAGIKAN