Rem Parkir
Ragam Rem Parkir

Rem Parkir Bermacam - Macam, Inilah Fugsi Yang Harus Kamu Tahu

05 Jul 2019 | 16:01 WIB
BAGIKAN

Sistem pengereman memiliki fungsi untuk menghentikan laju kendaraan. Namun ada fungsi lain dari rem salah satunya untuk menahan kendaraan agar roda terkunci dan mobil tidak bergerak meski keadaan mesin mati. Sistem ini kita kenal dengan sistem rem parkir. Lalu, bagaimana sistem kerjanya?

Rem Parkir Bermacam - Macam, Inilah Fugsi Yang Harus Kamu Tahu

Parking brake merupakan jenis rem yang umumnya terletak dibagian roda belakang kendaraan yang memiliki tugas untuk mengunci roda kendaraan agar mobil tidak bergerak ketika mobil sedang terparkir.

Mungkin, kita pernah melihat sebuah kejadian dimana mobil bergerak sendiri ketika sedang terparkir. Seperti itulah gambaran mobil tanpa rem parkir. Meski mengusung nama rem, sistem ini tidak diperuntukan untuk digunakan ketika mobil sedang berjalan.

Hal itu karena rem parkir memiliki sistem lock bukan return. Sehingga ketika kita mengangkat rem parkir, tidak secara otomatis rem bisa release seperti rem pedal.

Bagaimana Rem Bisa Bekerja?

Secara umum, parking brake memanfaatkan rem tromol sebagai media pengunci ban di roda belakang. Namun, pada pengoperasiannya ada dua macam yakni

1. Sistem Tuas

2. Sistem Tombol (Tuas)

Meski memiliki beda pengoperasian, namun pada prinsipnya sama yakni menarik kabel rem tromol. Jika pada sistem tuas kita memanfaatkan prinsip ayunan sederhana dimana tuas yang kita tarik akan menarik kabel rem. Sementara sistem Elektrik Parking Brake menggunakan motor untuk menarik kawat rem. Alur kerjanya seperti dijelaskan dibawah

1. Saat Rem Parkir Ditarik

Saat tuas rem ditarik, maka tuas tersebut akan menarik kawat yang sudah di mount di bagian bawah tuas rem. Saat ini, Sahabat akan mendengar bunyi kuncian. Bunyi tersebut dihasilkan karena lock point berinteraksi dengan lock gear.

Saat kawat tertarik otomatis ujung kawat juga tertarik, hal itu akan menarik Park brake strut yang terletak didalam rem tromol. Saat park brake strut tertarik otomatis komponen park brake lever juga akan tertarik.

Komponen park brake lever bekerja seperti ayunan yang bisa menggerakan kedua kampas rem dari satu arah, pada ujung atas komponen ini terdapat suatu poros atau engsel yang terletak di leading shoe, sementara dibawah poros tersebut terdapat adjusting screw yang digunakan untuk menyetel ketinggian rem tangan.

Saat park brake lever tertarik, otomatis poros dibagian ujungnya menjadi engsel yang membuat bagian tengah lever mendorong adjusting screw. Akibatnya trailing shoe tertekan, ketika trailing shoe menyentuh tromol maka bagian adjusting screw berubah menjadi tumpuan. Sehingga jika brake lever terus ditarik maka akan terjadi efek ayunan yang membuat bagian poros yang berada pada leading shoe terdorong ke arah tromol.

Hal tersebut membuat rem tromol dalam keadaan mengembang. Sehingga ban belakang bisa terkunci.

2. Saat Rem Release

Ketika hand brake diturunkan, maka spring pada tuas dan pada sistem tromol rem akan mendorong kampas rem untuk kembali menciut. Hal tersebut dimulai ketika lock nut yang berfungsi mengunci rem tangan ditekan. Itu akan membuat kuncian pada tuas rem parkir terlepas sehingga gaya balik pegas secara otomatis mengembalikan posisi rem agar tidak menekan tromol.

Apa saja komponen pada sistem hand brake ?

Seperti yang kita bahas diatas, sistem rem ini mengikuti pada sistem rem tromol biasa dengan komponen,

  • Tuas rem
  • Lock Nut
  • Locking Point
  • Kawat kabel
  • Park brake strut and spring
  • Park brake lever
  • Adjuster screw
  • Brake shoe

Meskipun berbeda, namun pada tujuannya sama yaitu menahan kendaraan agar roda terkunci dan mobil tidak bergerak meski keadaan mesin mati. Tidak sampai disitu, perlu Sahabat ketahui rem parkir itu memiliki bermacam-macam jenis.

Baca juga: Begini Cara Gunakan dan Merawat Rem ABS Yang Benar

Jenis Rem Parkir Mobil

1. Rem Parkir Model Tuas Tarik

Untuk rem parkir model ini sangat banyak ditemukan pada kendaraan jadul seperti mobil Toyota Kijang Kotak, Isuzu Panther model lawas / model pick up dan lain sebagainya. Untuk mobil keluaran terbaru pun saat ini masih ada lho yang menggunakannya yakni mobil Nissan Datsun Go.

Rem parkir model tarik ini memanfaatkan sistem rem tromol / drum brake sehingga Sahabat sebagai pemilik mobil harus telaten melakukan perawatan di bagian drum brake, terutama dalam membersihkan debu kampas rem serta pelumasan komponen bergerak didalamnya. Termasuk juga penyetelan di bagian pengunci rem karena bisa longgar kabel selingnya seiring pemakaian.

Untuk pengoperasian rem parkir ini sangat mudah sekali walau membutuhkan tenaga yang lumayan, cukup Sahabat tarik tuas rem parkir ini secukupnya, dan untuk membebaskan rem parkir model tarik ini biasanya kita harus menarik tuas rem sedikit keatas, lalu memutarnya ke kiri dan melepaskannya.

2. Rem Parkir Model Tuas Dongkrak

Rem parkir model tuas atau orang paling sering menyebutnya dengan sebutan hand rem / rem tangan ini adalah salah satu jenis rem parkir yang paling banyak diaplikasikan pada kendaraan model baru. Contoh mobil yang menggunakan rem parkir jenis ini banyak sekali, mulai dari Toyota Avanza, Isuzu Panther model terbaru, Daihatsu Terios dan lain sebagainya.

Posisi dari tuas rem tangan ini berada di sebelah kiri pengemudi, tempatnya biasanya berada di belakang kanan tuas perseneling mobil. Untuk mengoperasikannya cukup Sahabat tarik keatas rem parkir tersebut secukupnya, untuk membebaskan rem parkir model ini caranya adalah, tarik sedikit tuas rem keatas, kemudian tekan tombol diujung tuas sembari ditahan, barulah Sahabat bisa menurunkan tuas rem parkir.

Rem parkir model tuas ini masih menggunakan sistem rem tromol dalam pengoperasiannya, atau sistem rem ganda yang mana untuk pengereman utama menggunakan rem cakram, namun didalamnya terdapat teromol yang di khususkan untuk rem parkir seperti mobil Toyota Fortuner, Isuzu MU-X dan lain sebagainya.

Perawatan dari rem parkir model tuas ini sama hal nya dengan merawat rem parkir model tarik, Sahabat perlu melakukan perawatan berkala di bagian drum brake guna membersihkan sisa sisa debu kampas rem, serta melumasi komponen bergerak yang ada didalamnya dengan menggunakan vet / grease.

Untuk penyetelan rem parkir ini sebaiknya dilakukan secara seimbang, yakni dengan cara menyetel baut pengatur kelonggaran yang berada di bagian tromol, maupun melalui baut penyetel yang biasanya terletak di bagian bawah tuas rem parkir.

3. Rem Parkir Model Pedal

Untuk model rem parkir pedal ini memiliki cara kerja yang hampir sama dengan rem parkir yang menggunakan tuas, hanya saja posisi rem parkirnya berupa pedal yang biasanya terletak di samping kiri pedal kopling untuk mobil manual, atau di samping kiri pedal rem untuk mobil matik.

Untuk mengaktifkan rem parkir model pedal ini Sahabat cukup menginjak pedal rem parkir secukupnya saja, dan untuk membebaskannya Sahabat perlu menginjak kembali pedal rem parkir tersebut sedikit lebih dalam sampai nanti pedal rem terangkat ke posisi semula. Rem parkir model pedal ini banyak ditemukan di mobil kelas premium seperti Toyota Camry, Lexus, Beberapa model dari mobil Marcedes Benz serta Holden Torana lawas pun memakainya.

4. Rem Parkir Elektrik

Rem parkir elektrik ini juga dulunya merupakan jenis rem parkir yang banyak diaplikasikan pada kendaraan premium seperti yang ada pada mobil Lexus maupun pada BMW seri 7 E65 yang dirilis pada tahun 2001 lalu. Namun seiring berkembangnya teknologi keberadaan rem model elektrik ini sudah diaplikasikan pada kendaraan ber level menengah keatas.

Beberapa tahun yang lalu, rem parkir elektrik merupakan fitur yang hanya terdapat pada kelas premium. Mulai dari munculnya pertama kali pada BMW Seri 7 E65 pada 2001, fitur ini dianggap semakin memudahkan kerja pengemudi.Seiring berkembangnya teknologi, fitur ini mulai hadir pada mobil-mobil level menengah seperti yang ada pada mobil Chevrolet Captiva facelift.

Untuk mengoperasikan rem parkir model ini tentu saja sangat mudah sekali, cukup dengan memainkan tombol rem parkir dengan cara menekan untuk mengaktifkan, dan mengangkat keatas untuk menonaktifkan. Karena sudah elektrik maka kabel seling tidak digunakan lagi dan diganti dengan motor elektrik dan sensor canggihnya. Beberapa jenis mobil memiliki aturan aktivasi yang berbeda beda, misalnya saja Sahabat harus menginjak pedal rem terlebih dahulu baru kemudian rem parkir elektrik bisa aktif.

5. Rem Parkir Tipe Tuas Geser

Rem parkir type tuas geser ini pada umumnya banyak di aplikasikan pada kendaraan berat, namun ada beberapa mobil biasa seperti Honda CR-V generasi ketiga serta ke empat yang menggunakan model rem parkir model tuas geser. Cara aktivasi rem parkir model ini cukup dengan menggeser tuas rem, dan untuk menonaktifkannya juga sama yakni dengan menggeser tuas rem geser tadi ke arah yang berlawanan.

Baca juga: Manfaatkan Rem Parkir, Jangan Terus Injak Kopling saat Macet

Fitur Auto Brake Hold

Biasanya pada jenis rem parkir model elektrik terdapat fitur tambahan yakni fitur "auto brake hold" yang memungkinkan kendaraan yang berfitur ini bisa mengaktifkan rem dalam beberapa detik setelah pedal rem diinjak saat posisi berhenti. Hal ini bertujuan untuk membantu pengemudi mobil agar tak selalu menginjak pedal rem, misalnya saat menghadapi kemacetan di jalan raya. Jadi ketika fitur brake hold ini aktif, saat mobil dalam posisi berhenti dan diinjak rem nya, kemudian kita melepas injakan rem tadi, maka mobil tetap dalam kondisi berhenti walaupun tuas transmisi ada di posisi "D".

Saat Brake Hold diaktifkan maka komputer mobil akan mengirimkan sinyal ke modul ABS yang berada di ke empat roda mobil, sehingga secara otomatis ke empat rem yang ada di masing masing roda akan terus aktif sampai kita menginjak pedal gas untuk menonaktifkan Brake Hold nya.

Beberapa mobil yang memiliki fitur ini antara lain ialah Honda HR-V serta mobil VW Tiguan TSI.

Untuk lokasi tombol brake hold mobil Honda HR-V terletak di dekat tombol rem parkir elektrik, meskipun begitu kedua tombol ini memiliki fungsi dan mekanis yang berbeda.

Nah Sahabat begitulah penjelasan cara kerja rem parkir dan jenis-jenis dari rem parkir. Semoga informasi diatas bisa menambah wawasan Sahabat. 

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh GARASI.ID
Terakhir diupdate: 05 Jul 2019 | 16:01 WIB
BAGIKAN